Kemampuan berpikir kritis dan keterampilan komunikasi merupakan bagian penting dari kompetensi abad ke-21, terutama dalam pembelajaran kimia. Namun, kemampuan ini masih rendah pada siswa SMA, sehingga memengaruhi pemahaman konsep dan penyampaian informasi ilmiah. Diperlukan strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kedua kemampuan tersebut. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh strategi pembelajaran REACT terhadap kemampuan berpikir kritis dan keterampilan komunikasi siswa pada materi laju reaksi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain post-test only. Subjek terdiri atas dua kelas di SMA Negeri 1 Pleret: kelas eksperimen (35 siswa) dan kelas kontrol (34 siswa). Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan berpikir kritis dan lembar observasi keterampilan komunikasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji One Way MANOVA dan Test of Between-Subjects Effects berdasarkan nilai partial eta squared. Hasil menunjukkan perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kontrol terhadap kedua variabel. Nilai signifikansi MANOVA sebesar 0,000 ( 0,05) dengan partial eta squared 0,998 menunjukkan pengaruh besar. Uji lanjut menunjukkan pengaruh signifikan terhadap berpikir kritis (η² = 0,705) dan komunikasi (η² = 0,344). Strategi REACT terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan keterampilan komunikasi siswa dalam pembelajaran kimia.
Copyrights © 2026