Tokopedia dan Duolingo adalah dua platform digital yangbergerak di bidang e-commerce dan pembelajaran bahasa, namunmemiliki logo dengan kemiripan visual, seperti warna hijaudominan dan karakter ilustratif bermata besar. Kemiripan iniberpotensi menimbulkan kesalahan persepsi visual (visualmisperception), di mana audiens salah menafsirkan stimulus visualsehingga memengaruhi pengenalan identitas merek. Penelitian inimenggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisisdeskriptif melalui studi pustaka dan dokumentasi logo. Analisisdilakukan berdasarkan teori persepsi visual dan prinsip Gestalt,seperti kesamaan (similarity), kesatuan (unity), dan kesederhanaan(simplicity). Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kesalahanpersepsi visual akibat kemiripan elemen desain logo Tokopedia danDuolingo serta dampaknya terhadap identitas merek (brand identity). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesamaan elemen visual dapat memicu pengelompokan persepsi audiens,menimbulkan kebingungan dalam membedakan merek, danmemengaruhi kejelasan identitas. Meskipun kedua platformmemiliki fungsi berbeda, kemiripan visual tetap memengaruhipersepsi audiens jika tidak diimbangi strategi diferensiasi visual.Oleh karena itu, pemahaman persepsi visual dan penerapan prinsipGestalt penting dalam perancangan logo untuk meminimalkankesalahan persepsi dan memperkuat identitas merek di ranah digital
Copyrights © 2026