Artikel ilmiah ini berjudul Retrieval Tiga Benua dalam Penciptaan Karya Fotografi Seni, yang berangkat dari pengalaman personal pengkarya yang tumbuh dan berpindah dalam tiga keluarga berbeda, dianalogikan sebagai tiga benua: Asia, Afrika, dan Amerika. Setiap benua merepresentasikan fase kehidupan, pola pengasuhan, serta ingatan emosional yang membentuk identitas pengkarya. Alur cerita karya disusun sebagai perjalanan ingatan yang menghadirkan pengalaman kehilangan, pencarian jati diri, harapan, hingga penerimaan terhadap takdir hidup. Pendekatan semiotika Roland Barthes digunakan untuk membaca dan membangun makna visual melalui tanda-tanda denotatif dan konotatif, baik pada objek utama maupun elemen pendukung seperti benang, cat, warna, dan material non-fotografis lainnya. Tujuan penciptaan ini adalah menerjemahkan fragmen ingatan personal ke dalam bahasa visual fotografi seni yang reflektif serta membuka ruang dialog emosional antara karya dan audiens. Metode penciptaan meliputi studi literatur, wawancara, elaborasi ide, sintesis konsep, perancangan visual, eksplorasi media, hingga perwujudan karya dengan teknik fotografi seni, reprofoto, digital imaging, dan mixed media. Hasil penciptaan berupa karya fotografi seni yang merepresentasikan perjalanan hidup pengkarya secara simbolik, personal, dan komunikatif, serta berfungsi sebagai medium ekspresi artistik dan refleksi psikologis atas makna ingatan, identitas, dan keluarga
Copyrights © 2026