Rumah Atsiri Indonesia (RAI) adalah destinasi wisata yang mengusung konsep integrated destination, berkomitmen memberikan pengalaman menyeluruh kepada pengunjung, khususnya dalam memberi edukasi tentang tanaman atsiri dan manfaatnya bagi masyarakat. Salah satu sasaran penting dari program edukasi tersebut adalah anak-anak. Dalam upaya meningkatkan pengetahuan anak mengenai tanaman atsiri, sekaligus meningkatkan minat baca mereka, Rumah Atisiri Indonesia bekerja sama dengan Grup Riset English for Creative Industries, dari D3 Bahasa Inggris, UNS, dengan cara menyusun novel grafis bilingual. Hal ini atas pertimbangan keprihatinan terhadap rendahnya tingkat minat baca masyarakat Indonesia menurut UNESCO, yaitu 0.001%. Menyusun novel grafis bilingual dipilih sebagai program kerja Pengabdian kepada Masyarakat dengan tujuan menarik minat anak-anak untuk membaca cerita anak yang diwarnai dengan ilustrasi menarik, sekaligus menjadi media untuk belajar Bahasa Inggris. Kegiatan ini dimulai dari mengkurasi teks narasi karya mahasiswa D3 Bahasa Inggris, sebagai upaya integrasi mata kuliah dengan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat. Teks narasi tersebut ditulis dengan tema pengenalan karakter tanaman atsiri dan ditulis dalam dwi Bahasa. Setelah terseleksi teks narasi, selanjutnya adalah membuat ilustrasi yang relevan. Langkah terakhir adalah penyuntingan naskah dan penyesuaian dengan ilustrasi, atau penyuntingan tata letak teks dan ilustrasi. Hasil akhir yang berupa buku cetak novel grafis ini kemudian akan dipajang di salah satu sudut RAI yang mudah diakses oleh pengunjung untuk membaca karya tersebut.
Copyrights © 2026