Transformasi digital dalam sektor energi menuntut perusahaan seperti PT PLN untuk terus berinovasi dalam meningkatkan adopsi layanan berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Product Knowledge dan Kualitas Produk terhadap Keputusan Pembelian Listrik Prabayar yang dimediasi oleh Brand Trust pada PT. PLN (Persero) UP3 Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah pelanggan PLN Prabayar di wilayah UP3 Pekanbaru sebanyak 595.233 pelanggan, dengan sampel sebanyak 400 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan teknik proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui aplikasi SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Product Knowledge tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap Keputusan Pembelian (t=1,016; p=0,310), namun berpengaruh positif dan signifikan terhadap Brand Trust (t=9,994; p=0,000). Kualitas Produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap Brand Trust (t=2,800; p=0,005) dan Keputusan Pembelian (t=2,729; p=0,007). Brand Trust berpengaruh sangat kuat terhadap Keputusan Pembelian (t=14,452; p=0,000; β=0,713). Pengujian efek mediasi menunjukkan bahwa Brand Trust memediasi secara penuh pengaruh Product Knowledge terhadap Keputusan Pembelian (t=8,290; p=0,000), dan memediasi secara parsial pengaruh Kualitas Produk terhadap Keputusan Pembelian (t=2,750; p=0,006). Temuan ini mengindikasikan bahwa dalam konteks layanan utilitas monopolistik seperti listrik prabayar, kepercayaan merek menjadi faktor krusial yang menjembatani pengetahuan produk dan kualitas produk dengan keputusan pembelian. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan kajian manajemen pemasaran dan perilaku konsumen, khususnya pada sektor utilitas publik berbasis teknologi.
Copyrights © 2026