Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki kontribusi signifikan terhadapperekonomian Indonesia, baik melalui penciptaan lapangan kerja maupun perannya dalammendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Namun, dalam konteks persaingan global danperkembangan teknologi digital, UMKM dituntut untuk mampu beradaptasi agar tidak tertinggal.Salah satu tantangan utama yang dihadapi UMKM adalah lemahnya identitas merek (brandidentity) yang membuat produk sulit menonjol di tengah pasar yang kompetitif. Banyak UMKMmasih mengandalkan strategi penjualan tradisional, tanpa diferensiasi yang jelas dalam aspekbranding, sehingga berakibat pada rendahnya daya saing produk dibandingkan perusahaan besaryang memiliki strategi merek lebih matang dan konsisten.
Copyrights © 2026