Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh suku bunga, inflasi, dan nilai tukar terhadap return saham sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2015–2024 serta menguji peran ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi data panel terhadap 10 bank yang memenuhi kriteria purposive sampling, dengan total 100 observasi. Pemilihan model dilakukan melalui uji Chow, Lagrange Multiplier, dan Hausman, yang menunjukkan bahwa Random Effect Model (REM) merupakan model terbaik. Hasil pengujian parsial menunjukkan bahwa suku bunga dan inflasi berpengaruh signifikan terhadap return saham, sedangkan nilai tukar tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, ketiga variabel makroekonomi berpengaruh signifikan terhadap return saham dengan probabilitas sebesar 0,0139. Nilai adjusted R² sebesar 0,0853 menunjukkan bahwa variabel makroekonomi menjelaskan 8,53% variasi return saham. Hasil Moderated Regression Analysis menunjukkan bahwa ukuran perusahaan tidak memoderasi hubungan antara variabel makroekonomi dan return saham. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengaruh makroekonomi terhadap return saham sektor perbankan bersifat langsung dan relatif homogen, terlepas dari perbedaan ukuran aset perusahaan.
Copyrights © 2026