Tambak ikan nila tradisional di Kabupaten Kendal merupakan revitalisasi tambak yang tidak produktif di kawasan pantura. Daerah tersebut memiliki potensi lahan yang cukup baik dan cocok untuk budidaya ikan nila. Salah satu penentu keberhasilan budidaya ikan yaitu kualitas udara yang dipengaruhi oleh kesuburan perairan. Kesuburan perairan merupakan salah satu indikator untuk melihat kondisi perairan sehingga diperoleh informasi guna pemanfaatan dan pengelolaan perairan secara berkelanjutan. Tujuan penelitian untuk mengetahui kualitas udara dan status kesuburan perairan. Metode pengumpulan data lapangan menggunakan purposive sampling . Pengambilan sampel udara dilakukan 3 kali pada bulan Oktober 2024. Kesuburan perairan ditentukan dengan metode Trophic State Index (Carlson, 1977). Variabel yang diamati untuk mengetahui kesuburan perairan adalah nilai kecerahan, total fosfor dan klorofil – a. Nilai rata – rata variabel kualitas udara berurutan yaitu suhu (33,067ᵒC), kecerahan (48 cm), DO (5,26 mg/L), salinitas (18,9 ‰), pH (7,728), nitrat (1,8 mg/L), ortofosfat (0,536 mg/L) dan klorofil – a (2,928 µg/L). Hasil perhitungan TSI memiliki kisaran nilai 65,366 – 75,608. Secara umum perairan tambak budidaya ikan nila dominan tergolong dalam kondisi perairan eutrofik berat (70
Copyrights © 2025