Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian penerapan akuntansi yang dilakukan oleh usaha laundry di Duri, Kecamatan Mandau, dengan konsep dasar akuntansi SAK EMKM. Untuk memperoleh data yang diperlukan, penulis menggunakan metode pengumpulan data berupa studi pustaka, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan metode analisis data deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemilik usaha laundry menggunakan dasar pencatatan berbasis kas dan menerapkan sistem pencatatan sederhana, yaitu sistem pencatatan tunggal (single entry system). Pelaku usaha laundry belum menerapkan konsep kesatuan usaha dan kelangsungan usaha. Sebagian pelaku usaha masih menghitung laba rugi secara harian, mingguan, dan bulanan serta menggunakan perhitungan tersebut sebagai pedoman keberlanjutan usaha. Pelaku usaha juga belum menerapkan konsep penandingan (matching concept) dalam usahanya. Berdasarkan konsep dasar akuntansi SAK EMKM, secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa penerapan akuntansi yang dilakukan oleh pelaku usaha laundry di Kecamatan Mandau, Kota Duri, belum sesuai dengan prinsip SAK EMKM.
Copyrights © 2026