Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

ANALISIS RASIO KEUANGAN PROFITABILITAS, LIKUIDITAS SOLVABILITAS DAN PENGARUHNYA TERHADAP KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN FOOD AND BEVERAGE YANG TERDAFTAR DI BEI 2020-2024 Antoni. R, Stevanus; Fristy, Anne Monika
Jurnal Riset Manajemen Indonesia Vol 7 No 3 (2025): Jurnal Riset Manajemen Indonesia (JRMI)
Publisher : STIE Bangkinang Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55768/jrmi.v7i3.200

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profitabilitas (ROE), likuiditas (CR), dan solvabilitas (DER) terhadap kinerja keuangan (ROA) pada perusahaan subsektor food and beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linier berganda dan tahapan analisis terdiri dari analisis deskriptif statistik, pengujian asumsi klasik dan pengujian hipotesis dengan uji t dan uji F dan pengujian dilakukan alpha 5%. Populasi penelitian terdiri dari 45 perusahaan subsektor food and beverage, dengan total sampel sebanyak 225 observasi (5 tahun × 45 perusahaan) yang dipilih melalui metode purposive sampling. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, profitabilitas (ROE) berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja keuangan (ROA), solvabilitas (DER) berpengaruh negatif signifikan terhadap kinerja keuangan (ROA), sedangkan likuiditas (CR) berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kinerja keuangan (ROA). Secara simultan, ketiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan dengan nilai adjusted R² sebesar 0,55, yang berarti 55% variasi ROA dapat dijelaskan oleh ROE, CR, dan DER. Temuan penelitian ini mengindikasikan bahwa profitabilitas menjadi faktor utama penentu kinerja keuangan, sementara solvabilitas perlu dikelola dengan hati-hati agar tidak menekan laba akibat tingginya beban utang. Likuiditas, meskipun penting untuk menjaga kelancaran operasional, tidak selalu berdampak signifikan pada peningkatan efektivitas aset. Implikasi praktis dari hasil ini adalah perusahaan subsektor food and beverage perlu menyeimbangkan strategi pengelolaan modal kerja, profitabilitas, dan struktur modal guna mencapai kinerja keuangan yang berkelanjutan.
Determinan Fraud Pada Perusahaan Sektor Energi: Peran Komposisi Aset, Nature of Industry dan Intellectual Capital Antoni.R, Stevanus
Journal of Accounting and Finance Management Vol. 6 No. 4 (2025): Journal of Accounting and Finance Management (September - October 2025)
Publisher : DINASTI RESEARCH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jafm.v6i4.2429

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komposisi aset, nature of industry, dan intellectual capital terhadap fraud pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021-2023. Metode penelitian menggunakan analisis regresi logistik dengan sampel sebanyak 40 perusahaan energi (120 observasi). Fraud diukur menggunakan Beneish-M Score, sedangkan variabel independen meliputi sensitivitas kekayaan, nature of industry, dan intellectual capital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nature of industry berpengaruh signifikan terhadap fraud, sedangkan komposisi aset dan intellectual capital tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa kompleksitas industri energi lebih dominan dalam mendorong terjadinya fraud dibandingkan faktor internal perusahaan. Penelitian ini berimplikasi pada perlunya penguatan tata kelola perusahaan, transparansi laporan keuangan, serta pengawasan regulasi dalam sektor energi.
SURAT PAKSA SEBAGAI INSTRUMEN PENAGIHAN PAJAK DALAM MENINGKATKAN KEPATUHAN WAJIB PAJAK PADA KPP PRATAMA PEKANBARU TAMPAN Herman, Ayuthia Ramadhani; Antoni. R, Stevanus
Jurnal Akuntansi Kompetif Vol. 8 No. 3 (2025): Akuntabilitas, Pengendalian Internal, dan Kinerja Keuangan di Sektor Publik dan
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/akuntansikompetif.v8i3.2427

Abstract

The purpose of this study was to determine the extent of the impact of tax collection using warrants on taxpayer compliance. Data analysis used in this study included statistical analysis, validity and reliability tests, normality tests, simple regression analysis, simple correlation analysis, t-tests, and R2 tests. The results of the simple correlation analysis showed that the correlation between tax collection and warrants was 0.716, exceeding 0.05. This indicates that tax collection using warrants has an impact on taxpayer compliance.The results of the t-test showed that the calculated t for the variable "tax collection using warrants on taxpayer compliance" was 5.616, meaning that the calculated t value was greater than the t value (5.616 > 2.042), with a significance level of 0.000. Because the significance level was lower than 0.05 (0.000 < 0.05), this indicates that tax collection using warrants has an impact on taxpayer compliance. The results of the R2 test showed a coefficient of determination of 0.513 or 51.3%, which means that 51.3% of the dependent variable (taxpayer compliance) can be explained by the independent variable (tax collection with a warrant).
Determinants of Sukuk Ratings in Indonesia: The Role of Financial Performance as a Moderator Siska; Antoni R, Stevanus; Zulhelmy
Accounting Analysis Journal Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/aaj.v14i2.23116

Abstract

Purpose: The study examines the long-term influence of sukuk age, institutional ownership, and managerial ownership on sukuk ratings with financial performance as a moderating variable in sukuk issuing companies in Indonesia. Method: The population comprises 30 sukuk issuers during 2021-2023, from which 18 companies met the criteria using purposive sampling. Data analysis used the PVMAR and PVMECM techniques. Findings: The findings reveal that institutional ownership, managerial ownership, and financial performance have a long-term effect on sukuk ratings, while sukuk age does not. Moreover, financial performance strengthens the long-term effects of sukuk age, institutional ownership, and managerial ownership on sukuk ratings. Novelty: The study offers a new perspective on the interaction between sukuk rating determinants and financial performance in Indonesia, which provides essential implications for sukuk issuing companies in Indonesia to improve their financial performance. It shows the importance of good corporate governance and support from institutional shareholders as long-term stability factors that positively affect Sukuk ratings.
ANALISIS LEVERAGE, LIKUIDITAS, DAN UKURAN PERUSAHAAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP PROFITABILITAS PERUSAHAAN Antoni. R, Stevanus; Jannah, Vika Miftahul
Jurnal Daya Saing Vol. 11 No. 3 (2025): Transformasi Manajemen, Kepemimpinan, dan Pemasaran Digital di Era Ekonomi Mod
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/dayasaing.v11i3.2417

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh leverage, likuiditas, dan ukuran perusahaan terhadap profitabilitas pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024. Sampel penelitian sebanyak 60 perusahaan dipilih dengan metode purposive sampling. Variabel yang digunakan meliputi Debt to Equity Ratio (DER) sebagai proksi leverage, Current Ratio (CR) sebagai proksi likuiditas, total aset sebagai proksi ukuran perusahaan (SIZE), dan Return on Assets (ROA) sebagai indikator profitabilitas. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan uji asumsi klasik yang mencakup normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi. Pengujian hipotesis dilakukan dengan uji t dan uji F pada alpha 5%, serta dilakukan analisis terhadap koefisien determinasi (adjR2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa leverage berpengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas, likuiditas berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap profitabilitas, sedangkan ukuran perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas. Secara simultan, leverage, likuiditas, dan ukuran perusahaan berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas. Temuan ini mengindikasikan bahwa struktur pendanaan yang berlebihan melalui utang dapat menekan profitabilitas, sementara ukuran perusahaan yang besar mampu memberikan stabilitas dan efisiensi operasional yang mendukung peningkatan profitabilitas. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya bagi manajemen perusahaan untuk menyeimbangkan penggunaan utang, menjaga likuiditas, serta mengoptimalkan skala perusahaan dalam rangka meningkatkan profitabilitas. Penelitian ini juga memberikan kontribusi bagi investor dan pemangku kepentingan dalam menilai kinerja keuangan perusahaan manufaktur di Indonesia. Kata Kunci: Leverage, Likuiditas, Ukuran Perusahaan, Profitabilitas, Perusahaan Manufaktur
SAK EMKM SEBAGAI PEDOMAN PENCATATAN KEUANGAN: STUDI PADA USAHA LAUNDRY Antoni.R, Stevanus; Jannah, Vika Miftahul; Putri, Tiara Salsabila
Journal Of Islamic Finance And Accounting Research Vol. 5 No. 1 FEBRUARI (2026): JAFAR 2026
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jafar.2026.26982

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian penerapan akuntansi yang dilakukan oleh usaha laundry di Duri, Kecamatan Mandau, dengan konsep dasar akuntansi SAK EMKM. Untuk memperoleh data yang diperlukan, penulis menggunakan metode pengumpulan data berupa studi pustaka, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan metode analisis data deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemilik usaha laundry menggunakan dasar pencatatan berbasis kas dan menerapkan sistem pencatatan sederhana, yaitu sistem pencatatan tunggal (single entry system). Pelaku usaha laundry belum menerapkan konsep kesatuan usaha dan kelangsungan usaha. Sebagian pelaku usaha masih menghitung laba rugi secara harian, mingguan, dan bulanan serta menggunakan perhitungan tersebut sebagai pedoman keberlanjutan usaha. Pelaku usaha juga belum menerapkan konsep penandingan (matching concept) dalam usahanya. Berdasarkan konsep dasar akuntansi SAK EMKM, secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa penerapan akuntansi yang dilakukan oleh pelaku usaha laundry di Kecamatan Mandau, Kota Duri, belum sesuai dengan prinsip SAK EMKM.
Financial Distress and Governance Structure: An Empirical Study of Property and Real Estate Companies in Indonesia Jannah, Vika Miftahul; Edward, Yurnal; Fristy, Anne Monika; Antoni.R, Stevanus
Journal of Governance, Taxation and Auditing Vol. 4 No. 3 (2026): Journal of Governance, Taxation and Auditing (January - March 2026)
Publisher : PT Keberlanjutan Strategis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38142/jogta.v4i3.1829

Abstract

This study aims to analyze the effect of the audit committee and the board of commissioners on financial distress in property and real estate companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2023–2024 period. The research population consisted of 94 companies, with a final sample of 61 companies (122 observations) selected through purposive sampling. Data analysis was performed using multiple linear regression with SPSS software. The results show that the audit committee has no significant effect on financial distress, indicating that its presence tends to serve as a regulatory formality rather than an effective monitoring mechanism. In contrast, the board of commissioners has a significant effect on financial distress, suggesting that effective supervisory roles can reduce the likelihood of financial difficulties. These findings reinforce agency theory, emphasizing that strong corporate governance mechanisms play a crucial role in mitigating agency conflicts and maintaining financial stability. The study implies that companies should strengthen the effectiveness of their boards of commissioners and that regulators need to ensure the substantive role of audit committees in corporate governance practices.
PERAN MODERASI KUALITAS PELAPORAN PADA KINERJA KEUANGAN DAN KEBIJAKAN ANTI KORUPSI TERHADAP NILAI PERUSAHAAN Stevanus Antoni.R; Marice Br Hutahuruk; Nicholas Renaldo
Bilancia : Jurnal Ilmiah Akuntansi Vol. 10 No. 1 (2026): Bilancia : Jurnal Ilmiah Akuntansi
Publisher : Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35145/bilancia.v10i1.5834

Abstract

The main problem underlying this study is the gap between positive financial performance and the inconsistent increase in firm value, as well as the lack of transparency in anti-corruption policies within the energy sector, which is highly strategic and vulnerable to fraud practices. This study aims to analyze the effect of financial performance and anti-corruption policies on firm value, while examining the moderating role of reporting quality in energy companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2023–2024 period. The research method uses a quantitative approach with a population of 90 energy companies. A sample of 39 companies was selected using purposive sampling, resulting in a total of 117 observations. Data were analyzed using Moderated Regression Analysis (MRA). The findings reveal that financial performance has a significant positive effect on firm value, whereas anti-corruption policies show no direct effect. Furthermore, reporting quality does not strengthen the relationship between financial performance and firm value but is able to enhance the influence of anti-corruption policies on firm value. The implication of this study highlights the importance of improving financial performance with an emphasis on efficiency and sustainability, ensuring measurable and verifiable implementation of anti-corruption policies, and enhancing the quality of both financial and non-financial reporting to foster investor trust and strengthen corporate governance in the energy sector. Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah adanya kesenjangan antara kinerja keuangan dengan nilai perusahaan yang tidak selalu meningkat, serta rendahnya transparansi kebijakan anti korupsi di sektor energi yang strategis dan rentan terhadap praktik fraud. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kinerja keuangan dan kebijakan anti korupsi terhadap nilai perusahaan, serta menguji peran kualitas pelaporan sebagai variabel moderasi pada perusahaan energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2024. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi sebanyak 90 perusahaan energi, kemudian diperoleh 39 perusahaan sampel melalui teknik purposive sampling dengan total sampel sebanyak 117 data. Data dianalisis menggunakan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan, sedangkan kebijakan anti korupsi tidak berpengaruh. Kualitas pelaporan tidak mampu memperkuat pengaruh kinerja keuangan terhadap nilai perusahaan, namun terbukti memperkuat hubungan kebijakan anti korupsi dengan nilai perusahaan. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan kinerja keuangan yang berorientasi pada efisiensi dan keberlanjutan, implementasi kebijakan anti korupsi yang terukur dan dapat diverifikasi, serta perbaikan kualitas pelaporan keuangan dan non-keuangan guna meningkatkan kepercayaan investor serta memperkuat tata kelola perusahaan di sektor energi.
EFISIENSI INVESTASI PADA PERUSAHAAN CONSUMER NON-CYCLICALS: DAMPAK CARBON CREDIT, KETIDAKPASTIAN LINGKUNGAN DAN KINERJA PERUSAHAAN Anne Monika Fristy; Vika Miftahul Jannah; Ayuthia Ramadhani Herman; Stevanus Antoni.R
Bilancia : Jurnal Ilmiah Akuntansi Vol. 10 No. 2 (2026): Bilancia : Jurnal Ilmiah Akuntansi
Publisher : Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35145/bilancia.v10i2.5927

Abstract

This study aims to analyze the effect of carbon credit offset, environmental uncertainty, and firm performance on investment efficiency, while considering control variables such as firm size, leverage, firm age, and cash holdings. The research employed a quantitative method using data from 25 consumer non-cyclical companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2022–2024 period. Multiple linear regression analysis was applied with the aid of SPSS, along with a normality test to ensure model validity. The results reveal that the three main variables significantly influence investment efficiency, both in models with and without control variables. However, the explanatory power of the model improved when control variables were included, highlighting that internal corporate factors reinforce the effects of external variables. These findings indicate that companies should not only focus on environmental policies and financial performance but also pay close attention to internal conditions in maintaining investment efficiency.
Analysis of the Potential of Gold Instalments as an Alternative Sharia Investment for UMKM in an Era of Global Economic Uncertainty Vika Miftahul Jannah; Stevanus Antoni.R; Anne Monika Fristy
Islamic Circle Vol. 6 No. 2 (2025): Islamic Circle
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syari'ah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study analyzes the potential of gold installment schemes as a sharia-compliant investment alternative for micro, small, and medium enterprises in the context of global economic uncertainty. The background of the research highlights the need for UMKM to access safe, stable, and sharia-based investment instruments. The study aims to explain how gold installment schemes can function as an asset diversification mechanism and a tool for strengthening financial resilience. Using a descriptive qualitative approach, the methodology incorporates literature review, field observation, and interviews with UMKM actors and officers of sharia financial institutions. The findings indicate that gold installment schemes are viewed as accessible, affordable, and stable investment instruments that appeal to UMKM. Interview results reveal that such schemes support financial discipline while providing a sense of security in managing assets amid economic fluctuations. The discussion affirms consistency between the study’s findings and existing literature on gold as a safe haven asset while highlighting its relevance in the development of sharia investment products. The study concludes that gold installment schemes have strong potential to support UMKM financial resilience and should be enhanced through literacy programs, product innovation, and institutional reinforcement. This research contributes theoretical and practical insights to the advancement of Islamic economic studies.