EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran
Vol. 6 No. 1 (2026)

KELAS SOSIAL DALAM NOVEL TERUSLAH BODOH JANGAN PINTAR KARYA TERE LIYE

Fitriani, Ida (Unknown)
Fauzan, Akhmad (Unknown)



Article Info

Publish Date
16 Feb 2026

Abstract

ABSTRACT This study aims to examine the social class represented in the novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar by Tere Liye. The novel was selected because it is not only a popular literary work but also reflects strong social criticism of capitalism in Indonesia. The method employed is descriptive qualitative research. Data were collected through library research using reading and note-taking techniques. The background of the study highlights social inequality that affects social structures, in which literature functions as a mirror of social injustice. The research problem focuses on how social class is portrayed in the novel, with the objective of describing its influence on character development and social conflict. The findings show that social class in the novel is analyzed using Karl Marx’s theory, which includes class dualism (bourgeois and proletariat), means of production, class state, and ideology. The novel depicts the exploitation of natural resources through illegal mining by the upper class, state apparatus repression against the lower class, and false ideology that conceals injustice. In conclusion, the novel serves as a reflection of unequal social reality, criticizes capitalist domination, and encourages critical awareness toward more equitable social change. Data analysis employed the interactive model of Miles and Huberman, including data reduction, data display, and conclusion drawing with triangulation for validity. This study is expected to enrich understanding of the role of literature in criticizing unequal social structures. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meneliti kelas sosial yang terdapat dalam novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye. Novel ini dipilih karena bukan hanya karya sastra populer, tetapi juga mencerminkan kritik sosial yang kuat terhadap kapitalisme di Indonesia. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui metode pustaka dengan teknik simak dan catat. Latar belakang masalah menyoroti ketimpangan sosial yang memengaruhi struktur masyarakat, di mana sastra berfungsi sebagai cermin realitas ketidakadilan. Rumusan masalah difokuskan pada bagaimana kelas sosial digambarkan dalam novel tersebut, dengan tujuan mendeskripsikan pengaruhnya terhadap pembentukan karakter tokoh dan konflik sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas sosial dalam novel dianalisis menggunakan teori Karl Marx, yang mencakup dualisme kelas (borjuis dan proletar), alat produksi, negara kelas, serta ideologi. Novel ini menggambarkan eksploitasi sumber daya alam melalui tambang ilegal oleh kelas atas, penindasan aparat negara terhadap kelas bawah, dan ideologi palsu yang menyembunyikan ketidakadilan. Kesimpulannya, novel berfungsi sebagai cermin realitas sosial yang timpang, mengkritik dominasi kapitalisme, dan mendorong kesadaran kritis menuju perubahan sosial yang lebih setara. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, meliputi reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi untuk validitas. Penelitian ini diharapkan memperkaya pemahaman tentang peran sastra dalam mengkritik struktur sosial yang timpang.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

educational

Publisher

Subject

Education Other

Description

Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pedidikan dan ...