Permasalahan sampah di Desa Danau Baru masih menjadi tantangan bagi kualitas lingkungan dan hubungan manusia‑alam. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas bank sampah sebagai intervensi sosial-ekologis berbasis komunitas dalam memperkuat harmoni sosial‑ekologis. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi partisipatif selama 40 hari KKN, dilengkapi wawancara mendalam dan dokumentasi kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi warga meningkat secara signifikan, terutama ibu rumah tangga dan pemuda, praktik ramah lingkungan seperti memilah sampah dan mengurangi pembuangan ke sungai diadopsi secara luas, dan tekanan ekologis terhadap Sungai Lematang berkurang. Selain itu, norma sosial kolektif terbentuk, memperkuat kesadaran komunitas terhadap dampak perilaku manusia terhadap lingkungan. Temuan ini menegaskan bahwa bank sampah berfungsi sebagai mekanisme intervensi sosial-ekologis yang berhasil memperkuat hubungan manusia dengan alam dan membangun resilien sosial-ekologis. Keberlanjutan program dapat diperkuat melalui pendampingan aktif dan replikasi praktik terbaik ke komunitas lain.
Copyrights © 2025