Baitul Mal memiliki empat peran, termasuk menyediakan pembiayaan, menyediakan berbagai konsultasi dan bantuan kepada UMKM, memfasilitasi jaringan dan koneksi antara UMKM dan pelaku usaha lainnya dan memberikan pelatihan dan pendidikan kepada UMKM. Namun, Baitul Mal Kota Banda Aceh hanya menjalankan dua peran, yaitu menyediakan pembiayaan dan menyediakan berbagai konsultasi dan bantuan kepada UMKM. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran Baitul Mal Kota Banda Aceh dalam pengembangan usaha mikro di Kota Banda Aceh, untuk mengetahui perkembangan usaha mikro setelah menerima pembiayaan dari Baitul Mal Kota Banda Aceh dan untuk mengetahui kendala yang dihadapi oleh Baitul Mal Kota Banda Aceh dalam menyalurkan pembiayaan untuk usaha mikro. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Baitul Mal Kota Banda Aceh belum memainkan perannya secara optimal. Karena UMKM masih membutuhkan pelatihan dalam menjalankan usahanya. Bahkan dengan bantuan modal usaha, usaha mereka telah meningkat pendapatannya. Namun mereka juga masih perlu meningkatkan kapasitas atau kemampuan mereka untuk mengelola usaha mereka.
Copyrights © 2025