Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan motivasi belajar siswa antara penggunaan media audio-visual dan media non-audio-visual dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK). Latar belakang penelitian berangkat dari kebutuhan optimalisasi media pembelajaran sejalan dengan program digitalisasi pendidikan yang mendorong pemanfaatan perangkat teknologi seperti Smart TV dan Interactive Flat Panel. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex post facto, dilaksanakan di SDN 4 Gununglipung dengan populasi seluruh siswa berjumlah 342 orang. Sampel penelitian terdiri dari 27 siswa yang belajar menggunakan media audio-visual dan 27 siswa yang menggunakan media non-audio-visual. Instrumen penelitian berupa angket motivasi belajar dengan 21 butir pernyataan. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas, homogenitas, dan uji t melalui SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa pada kelompok audio-visual berada pada kategori lebih tinggi dibandingkan kelompok non-audio-visual, dan uji t mengonfirmasi adanya perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Temuan ini menegaskan bahwa penggunaan media audio-visual mampu memberikan stimulasi lebih efektif dalam meningkatkan perhatian, minat, ketekunan, dan dorongan belajar siswa dalam pembelajaran PJOK. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pendidik dan pemangku kebijakan untuk lebih mengoptimalkan pemanfaatan teknologi pembelajaran di sekolah.
Copyrights © 2026