Artikel ini membahas arah dan masa depan lokalitas bahasa-sastra Indonesia di tengah arus globalisasi yang kian meluas. Pertanyaan kunci yang diajukan adalah quo vadis atau ke mana arah lokalitas bahasa-sastra Indonesia dalam menghadapi globalitas dunia. Globalisasi, dengan segala dampak positif dan negatifnya, membawa perubahan signifikan dalam penggunaan serta apresiasi bahasa dan sastra Indonesia. Artikel ini menyoroti bagaimana globalisasi mengancam keberadaan nilai-nilai lokal yang terkandung dalam bahasa-sastra, sekaligus membuka peluang baru untuk memperkenalkan kekayaan budaya bangsa Indonesia ke panggung internasional. Melalui pendekatan kritis, tulisan ini mengkaji tantangan yang dihadapi serta peluang yang dimiliki bahasa-sastra Indonesia dalam menjaga identitas lokal sambil beradaptasi dengan dinamika global. Kesimpulan yang diperoleh adalah keberlanjutan lokalitas bahasa-sastra Indonesia sangat bergantung pada kemampuannya untuk berinovasi dan beradaptasi. Selain itu, bangsa Indonesia perlu menyiapkan strategi kebudayaan yang mampu mengintegrasikan lokalitas dengan globalitas secara seimbang.
Copyrights © 2026