Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit (MARSI)

Pengaruh Motivasi Kerja dan Burnout Syndrome Terhadap Kinerja Perawat Ruang Intensif di RSUD dr. Soedarso Kalimantan Barat

Manurung, Maylisa Santauli (Unknown)
P. Satar, Yuli (Unknown)
Wulandari, Sonya D. (Unknown)



Article Info

Publish Date
28 Feb 2026

Abstract

Rumah sakit menyediakan pelayanan kesehatan perorangan secara holistik, terutama pada perawatan intensif. Keberhasilan rumah sakit dalam menjalankan fungsi dan perannya sangat bergantung pada efektivitas kerja dari seluruh komponen internal, termasuk tenaga perawat. Pasien di ruang perawatan intensif memiliki ketergantungan yang sangat tinggi terhadap perawat. Stres tanpa pengelolaan yang baik dalam jangka waktu panjang dapat menumpuk menjadi burnout syndrome. Keadaan ini dapat menurunkan kualitas kinerja perawat secara menyeluruh jika tidak dimanajemen dengan baik. Motivasi kerja mencakup dorongan internal maupun eksternal dari lingkungan sekitar yang memberikan semangat kepada individu untuk bekerja dan mencapai target tertentu, termasuk dalam meningkatkan kinerja perawat. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengidentifikasi apakah ada pengaruh motivasi kerja dan burnout syndrome yang meliputi kelelahan emosional, depersonalisasi, dan penurunan prestasi diri terhadap kinerja perawat yang bertugas di ruang intensif RSUD Dr. Soedarso Kalimantan Barat. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode studi kuantitatif melalui pendekatan cross sectional design. Pemilihan sampel menggunakan teknik total sampling sebanyak 143 perawat responden dari ruang ICU, HCU, ICVCU, NICU, dan PICU yang mengisi data melalui kuesioner berskala likert secara luring maupun daring. Hasil analisis data bivariat pada penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kelelahan emosional, depersonalisasi, penurunan prestasi diri, serta motivasi kerja terhadap kinerja perawat, yang masing-masing memiliki nilai p-value 0,000 atau 0,000 atau 0,000 atau 0,000 (p-value kurang dari 0,05). Analisis multivariat menyatakan bahwa tidak ditemukan pengaruh signifikan antara depersonalisasi dan penurunan prestasi diri terhadap kinerja perawat. Di sisi lain, ditemukan adanya pengaruh negatif signifikan terkait kelelahan emosional dengan nilai p-value 0,043 dan pengaruh positif signifikan motivasi kerja dengan nilai p-value 0,000 terhadap kinerja perawat. Faktor yang memiliki pengaruh terbesar terhadap kinerja perawat adalah motivasi kerja dengan nilai koefisien beta sebesar 0,510

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

MARSI

Publisher

Subject

Decision Sciences, Operations Research & Management Economics, Econometrics & Finance Health Professions

Description

MARSI (Indonesian Hospital Administration and Management Journal) focuses on research and review of research related to hospital management that is relevant for the development of hospital management theories and practices in Indonesia and Southeast Asia. MARSI covers a variety of research ...