AbstrakGlobalisasi mempengaruhi sektor rumah sakit di Indonesia, di mana rumah sakit tidak hanya berfungsi sebagai lembaga non-profit tetapi juga sebagai entitas dengan aspek profit yang tetap berperan sosial. Sehubungan dengan itu, meningkatnya tuntutan terhadap kualitas pelayanan kesehatan. Rumah sakit harus memaksimalkan mutu pelayanan agar pasien merasakan kepuasan dan mendukung terbentuknya loyalitas. Penelitian ini akan mengkaji pengaruh kualitas pelayanan kesehatan gigi dan mulut terhadap loyalitas pasien ditinjau dari lima dimensi kualitas pelayanan yaitu bukti fisik, kehadiran, daya tanggap, jaminan dan empati di RSKDGM Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan terhadap loyalitas pasien. Jenis penelitian menggunakan studi kuantitatif dengan desain cross sectional dan dilakukan pada bulan Mei – Juni 2024. Populasi penelitian berjumlah 2.902 selama 3 bulan dengan rata-rata 960 pasien setiap bulannya. Jumlah sampel sebanyak 130 pasien dengan teknik pengambilan sampel accidental sampling, dimana responden dipilih secara kebetulan dari individu yang tersedia atau hadir saat penelitian dilakukan. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner dengan pertanyaan tertutup dan memiliki skala jawaban yang sudah disediakan (pengisian checklist). Metode analisa penelitian dengan menggunakan analisa regresi berganda untuk menguji pengaruh variabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan variabel tangible p-value 0,031, reliability p-value 0,013, responsiveness p-value 0,011, assurance p-value 0,31 dan empati p-value 0,018.Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh yang signifikan dari 4 variabel bebas yaitu tangible, reliability, responsiveness dan empati terhadap loyalitas pasien. Variabel assurance didapatkan tidak berpengaruh terhadap loyalitas di RSKDGM Provinsi Sulawesi Selatan.Kata Kunci : Kualitas Pelayanan, Loyalitas Pasien
Copyrights © 2026