Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Analisis Biaya Satuan (Unit Cost) Penggunaan Alat Ventilator lama rawat 3 hari Pada Pasien Diagnosis Utama Respiratory Failure (J969) Dengan Kode INA-CBG J-1-20-III di Ruang Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit Hermina OPI Jakabaring Marwan, Achmad; Prapanca, Yuli; Himawati, Susi; Widiyaningsih, Cicilia
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 1 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v8i1.4061

Abstract

Latar Belakang : Dalam pelaksanaanya Rumah sakit menggunakan tarif inaCBGs, di mana pembayaran diberlakukan berdasarkan kode yang tertera dalam setiap diagnosis. Hal tersebut menuntut Rumah Sakit untuk bisa mengendalikan biaya dalam setiap aktifitas pelayanan medisnya (Kementerian Kesehatan RI, 2005). Revisi tarif terakhir kali dilakukan tentang Penetapan Tarif Pelayanan Kesehatan Rumah Sakit HERMINA OPI JAKABARING dirasakan cukup rigid, karena pembahasannya melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah kabupaten banyuasin memakan waktu lama dan tidak sepenuhnya disetujui dengan alasan minimnya kemampuan masyarakat menurut anggota dewan. Sedangkan peningkatan biaya operasional suatu pelayanan dipengaruhi oleh tingkat inflasi, kenaikan harga obat-bahan habis pakai-dan reagen. Penetapan tarif ini pun bukan berasal dari penghitungan biaya, hanya berdasar data perbandingan dengan rumah sakit dengan tipe yang sama di Palembang, kemudian dilakukan revisi tarif di tahun 2016 .Tujuan penelitian Mengetahui besaran biaya satuan aktual aktifitas penggunaan alat ventilator di ruang Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit HERMINA OPI JAKABARING 2023.Penelitian ini bersifat deskriptif analitis kualitatif dengan melakukan identifikasi dan penghitungan terhadap biaya investasi, biaya operasional dan biaya pemeliharaan untuk mendapatkan biaya satuan aktual penggunaan ventilator. Tidak dilakukan intervensi terhadap subjek penelitian, menggunakan data sekunder RS HERMINA OPI JAKABARING antara bulan Januari hingga Maret 2023. Hasil penelitian biaya satuan tindakan Penggunaan alat ventilator bagi pasien Respiratory failure adalah sebagai berikut: a.Biaya total Penggunaan ventilator dengan diagnosis Respiratory Failure untuk pasien RF adalah Rp 50.301.049. Sedangkan Biaya Satuan aktual Penggunaan ventilator dengan diagnosis Respiratory Failure adalah Rp8.383.508 (setelah penambahan BHP) ,b.Biaya satuan normatif penggunaan ventilator di ICU adalah biaya yang diperlukan jika seluruh bed terisi sesuai kapasitas optimalnya (memperhitungkan BOR). Nilai biaya satuan normatif tanpa BHP adalah Rp.1.429.657 perhari,c.CRR untuk pasien pengguna ventilator dengan RF menunjukkan hasil jika pasien umum dirawat dengan standar tarif RS CRR masih di bawah 100%, namun ada perbaikan untuk tarif baru., d.CRR untuk tarif BPJS masih di bawah 100% dan meningkat untuk tarif tahun 2016 dikarenakan jumlah pasien jauh di bawah kapasitas terpakai RS, d. Biaya satuan aktual penggunaan ventilator yang sangat tinggi oleh karena rendahnya kunjungan pasien yang masuk icu dengan ventilator diatas 3 hari. Tingginya biaya ini juga menunjukkan support daerah masih dibutuhkan di RS baik sebagai pengawas maupun pendukung finansial melalui grup hermina. ,e. Langkah-langkah strategis harus dilakukan jika tidak ingin RS kolaps di masa mendatang sehingga justru mengorbankan masyarakat yang membutuhkan pelayanan, saran: Perbaikan data pencatatan barang investasi, jumlah produksi unit produksi dan penunjang, hingga bahan habis pakai sebaiknya mulai dibenahi, disamping memudahkan penelitian semacam ini, ke depan data-data tersebut dapat menjadi standar acuan dalam memperbaiki pelayanan, meningkatkan efisiensi, dan memudahkan penyusunan clinical pathway. Kata kunci : Unit cost,INA CBGS,Ventilator,Hermina group
PENGARUH FAKTOR BAURAN PEMASARAN TERHADAP MINAT UNTUK MENJALANI OPERASI PADA PASIEN NYERI TULANG BELAKANG DI RS INDRAJANA PADA TAHUN 2023 Setiawan, Dimas Rahman; Prapanca, Yuli; Nurminingsih
TRANSEKONOMIKA: AKUNTANSI, BISNIS DAN KEUANGAN Vol. 3 No. 4 (2023): July 2023
Publisher : Transpublika Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55047/transekonomika.v3i4.485

Abstract

The objective of this research is to determine the influence of marketing mix factors on the interest in undergoing surgery among patients with back pain at RS Indrajana in 2023. This research adopts a quantitative study with a cross-sectional design. The study was conducted at RS Indrajana in July 2023, and the research population consisted of 112 patients. The sampling technique used was purposive sampling. The research instrument employed a questionnaire with closed-ended questions and predefined response scales. Data analysis was carried out using univariate, bivariate, and multivariate methods. The research results indicate that there is a relationship between the marketing mix elements of product (p=0.036), price (p=0.000), promotion (p=0.005), people (p=0.000), and process (p=0.034) with the interest in undergoing surgery. The most dominant factors based on multivariate analysis are the marketing mix elements of people (p-value 0.043 < 0.05) and price (p-value 0.018 < 0.05). In conclusion, the marketing mix elements of product, price, promotion, people, and process have an influence on the interest of patients with back pain to undergo surgery at RS Indrajana in 2023. The marketing mix elements of people and price are the most dominant factors.
THE INFLUENCE OF PERCEIVED QUALITY OF SERVICE ON PATIENT LOYALTY IN THE OUTPATIENT INSTALLATION OF PUSPA HUSADA HOSPITAL IN 2023 Azzahra, Dhannisa; Prapanca, Yuli; Nurminingsih
PHARMACOLOGY, MEDICAL REPORTS, ORTHOPEDIC, AND ILLNESS DETAILS Vol. 2 No. 1 (2023): JANUARY
Publisher : Transpublika Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55047/comorbid.v2i1.756

Abstract

In the era of Industry 4.0, hospitals (RS) must establish enduring patient relationships to thrive. This poses a challenge for RS Puspa Husada due to intensifying competition among hospitals offering diverse advancements in healthcare services. The focus is on enhancing service quality to foster patient loyalty. This study aims to assess the impact of service quality on patient loyalty, employing a quantitative, cross-sectional research design. The investigation was conducted at RS Puspa Husada between June and July 2023. The study encompassed a population of 338 patients over three months, averaging 113 patients per month. Utilizing a saturated sampling technique, the entire population was included as the research sample. The research instrument involved a closed-ended questionnaire featuring a response scale (via checklist completion). Logical regression analysis was employed as the research analysis method to evaluate the influence of research variables. Research findings indicated that the physical evidence variable showed sig-p of 0.041, reliability had sig-p of 0.006, empathy demonstrated sig-p of 0.037, responsiveness displayed sig-p of 0.046, and guarantee presented sig-p of 0.018. The research concludes that a significant impact exists between the quality of service variables—physical evidence, reliability, empathy, responsiveness, and guarantee—on patient loyalty. Among these factors, service reliability emerges as the primary influencer of patient loyalty within the Outpatient Department of RS Puspa Husada.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERSEPSI WAKTU TUNGGU PELAYANAN RESEP PADA PASIEN DI INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT UMUM ADHYAKSA 2024 Ayuareny, Tenny; Indrawati, Lili; Prapanca, Yuli
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 2 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i2.6157

Abstract

Latar Belakang: Pelayanan yang baik kepada pasien dalam pelayanan waktu tunggu dapat dioptimalkan dengan meningkatkan mutu 9 faktor dimensi Sikap, Harapan, Kenyamanan fisik, Distraksi positif, Komunikasi efektif, Lingkungan menyenangkan, Motif, Minat, Pengalaman yang dapat mempengaruhi persepsi waktu tunggu di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Adhyaksa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan persepsi waktu tunggu pelayanan resep pasien di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Adhyaksa Tahun 2024. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan desain cross sectional. Sampel sebanyak 112 responden yang merupakan pasien atau pendamping, dan yang sudah berobat atau merupakan pasien lama minimal kunjungan rawat jalan kedua yang memenuhi kriteria inklusi. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan kuesioner PSQ dan kuesioner indikator persepsi waktu tunggu. Hasil Penelitian: Hasil penelitian uji bivariat menunjukkan bahwa terdapat faktor yang berhubungan dengan persepsi waktu tunggu pelayanan resep, terdapat pengaruh signifikan dengan distraksi positif pasien (p=0,000) OR 19,667, terdapat pengaruh signifikan Motif (p=0,001) OR 14,106, Lingkungan yang menyenangkan (p=0,002) OR 14,106, Harapan (p=0,005) OR 7,067, Pengalaman (p=0,032) OR 3,979, Komunikasi efektif (p=0,000) OR1,7737, Minat (p=0,000) OR 1,318, Kenyamanan fisik (p=0,000) OR 1,311. Pada uji Multivariat diperoleh nilai p = 0,029 untuk faktor distraksi positif paling berhubungan dengan persepsi waktu tunggu pelayanan resep di instalasi farmasi RSU Adhyaksa. Kata Kunci: Gangguan positif, motif, lingkungan yang menyenangkan, harapan, pengalaman, komunikasi yang efektif, minat, kenyamanan fisik.
Pengaruh Nilai Akreditasi Rumah Sakit Terhadap Persepsi Kualitas Pelayanan Pada Pasien di Poliklinik Rawat Jalan Penyakit Dalam RS Bhayangkara Palembang Megawati, Tri Hastuti; Trigono, Ahdun; Prapanca, Yuli
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 3 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i3.6640

Abstract

Latar Belakang: Akreditasi rumah sakit merupakan salah satu cara meningkatkan kepercayaan masyarakat karena berorientasi pada peningkatan mutu dan keselamatan pasien sesuai dengan standar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh nilai akreditasi rumah sakit terhadap persepsi kualitas pelayanan pada pasien di Poliklinik Rawat Jalan Penyakit Dalam RS Bhayangkara Palembang. Metode: Penelitian ini menggunakan metode studi cross-sectional dengan data primer yaitu kuesioner yang dianalisis menggunakan uji statistik chi-square untuk analisis bivariat dan regresi logistik untuk analisis multivariat. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang berpengaruh signifikan terhadap kualitas pelayanan yaitu Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (p-value kurang dari 0.001, OR sama dengan 39.87), Akses dan Kesinambungan Pelayanan (p-value kurang dari 0.001, OR sama dengan 38.96), Pengkajian Pasien (p-value kurang dari 0.001, OR sama dengan 22.96), Komunikasi dan Edukasi (p-value kurang dari 0.001, OR sama dengan 40.35). Analisis multivariat menunjukkan bahwa semua variabel menunjukkan signifikansi yang kuat dengan variabel yang paling berpengaruh secara signifikan yaitu Sasaran Keselamatan Pasien dengan OR sebesar 90.79. Kata kunci: Nilai Akreditasi, Kualitas Pelayanan, Keselamatan Pasien
Faktor Yang Berhubungan Dengan Sisa Makanan Sebagai Perilaku Makan Pasien Yang Di Rawat Inap Di RS Bhayangkara Mohamad Hasan Palembang Irma Yanti1, Yuli Prapanca2, Dedy Nugroho3 dr.irmayantispn@gmail.com Yanti, Irma Yanti; Prapanca, Yuli; Nugroho, Dedy
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 3 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i3.6642

Abstract

Pemberian makan di rumah sakit merupakan bagian penting dari pelayanan kesehatan. Terjadinya sisa makanan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik yang bersifat internal, maupun faktor eksternal. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor yang berhubungan dengan sisa makanan sebagai perilaku makan pasien yang dirawat inap di RS Bhayangkara Mohamad Hasan Palembang. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif analitik dengan desain cross sectional, melibatkan 42 responden yang memberikan data melalui pengisian kuesioner. Hasil penelitian ada pengaruh yang signifikan pada dimensi kepercayaan, sikap, frekuensi makan dan nafsu makan terhadap perilaku sisa makan dengan p-value masing-masing 0,028,0,001,0.030,0,001. Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa faktor yang paling dominan mempengaruhi perilaku sisa makan adalah sikap dan nafsu makan dengan P-value 0.001, yang menunjukkan adanya hubungan signifikan secara statistik antara keduanya. Penelitian ini menyimpulkan Perilaku Sisa Makan berpengaruh pada dimensi kepercayaan, sikap, frekuensi makan dan nafsu makan, sedangkan pengetahuan dan makanan dari luar tidak berpengaruh terhadap perilaku sisa makan di RS Bhayangkara M Hasan Palembang. Kata Kunci: Perilaku Makan, Sisa makanan
Pengaruh Quality Of Work Life dan Komitmen Organisasi terhadap Kinerja Perawat Pelaksana di RS Bhayangkara Palembang Yenni, Irma; Prapanca, Yuli; Nugroho, Dedy Nugroho
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 3 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i3.6643

Abstract

Rumah sakit memiliki peran penting dalam memberikan layanan kesehatan yang berkualitas, sementara kinerja perawat berkontribusi secara signifikan terhadap pencapaian tujuan tersebut. Quality of Work Life (QWL) mencerminkan tingkat kesejahteraan kerja yang dirasakan oleh perawat, sementara komitmen organisasi menunjukkan sejauh mana perawat memiliki loyalitas dan keterikatan terhadap rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh QWL dan komitmen organisasi terhadap kinerja perawat pelaksana di RS Bhayangkara Palembang. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif analitik dengan desain cross-sectional, melibatkan 50 responden yang memberikan data melalui pengisian kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh yang signifikan pada dimensi work world, work context dan work design terhadap kinerja perawat pelaksana di RS Bhayangkara Palembang, dengan p-value masing-masing 0,004 dan 0,019 dan 0,000. Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa faktor yang paling dominan mempengaruhi kinerja perawat pelaksana di RS Bhayangkara Palembang adalah work design dengan P-value 0.004, yang menunjukkan adanya hubungan signifikan secara statistik antara keduanya diikuti dengan work world dengan p-value 0,01. Penelitian ini menyimpulkan Quality of Work Life berpengaruh pada dimensi work world, work context dan work design, sedangkan komitmen organisasi tidak berpengaruh terhadap kinerja perawat pelaksana di RS Bhayangkara Palembang. Kata Kunci: Quality of Work Life, Komitmen Organisasi, Kinerja Perawat Pelaksana
Analysis Of The ‘Apam’ System On The Level Of Satisfaction Of Geriarti Patients Based On The ‘Eucs’ Method AT Rs Bunda Palembang Restetty, Eueis; Prapanca, Yuli; Nugroho, Dedy; Agustin, Dinni
Journal of Ageing And Family Vol 4, No 1 (2024): Journal of Ageing And Family
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM Universitas Respati Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/joaf.v4i1.6859

Abstract

In providing safe, quality, and affordable health services for everyone in the hospital, it is necessary to rely intensively on information. The development of information technology that needs to be developed at this time is a patient registration information system. An important indicator in the success of information system development is end user satisfaction. So user satisfaction plays a very important role in the success of an information system. Bunda Hospital Palembang is a Type C referral hospital, in the outpatient registration section, Bunda Hospital started using online registration in October 2024 by having 3 technology-based Independent Patient Platforms (APAM) systematically integrated with patient electronic medical records so that services become effective and efficient can reduce and break down long outpatient registration queues. The purpose of this study was to determine and explain the satisfaction of geriatric patients since the implementation of the outpatient independent patient platform (APAM) system at Bunda Hospital Palembang. The research method used was quantitative with a cross sectional research design, the research was conducted at Bunda Hospital Palembang in the span of January - February 2025. Sampling using the Slovin formula with a total of 100 respondents. From the results of the questionnaire it was found that all data were valid and reliable. Based on the F test, it can be seen that the P-value number is 0.000