Sewagati
Vol 10 No 1 (2026)

Lokakarya Pemanfaatan Kecerdasan Buatan Sebagai Pendukung Kegiatan Belajar Mengajar bagi Guru Pondok Pesantren

Yogantara Setya Dharmawan (Departemen Sistem Informasi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, Indonesia)
Bambang Setiawan (Departemen Sistem Informasi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, Indonesia)
Izzat Aulia Akbar (Departemen Sistem Informasi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, Indonesia)
Dimas Agung Perkasa (Departemen Sistem Informasi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, Indonesia)
Rahmatika Pramundito (Departemen Sistem Informasi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, Indonesia)
Rahmatika Jagad Pramundito (Departemen Sistem Informasi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, Indonesia)
Moehammad Fazle Mawla Sidiki (Departemen Sistem Informasi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, Indonesia)
Arkaan Hilmi Suharsoyo (Departemen Sistem Informasi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, Indonesia)
Agnes Juliana (Departemen Sistem Informasi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, Indonesia)
Jasmine Saimarantha (Departemen Sistem Informasi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, Indonesia)
Marcello Ezra Andilolo Lubis (Departemen Sistem Informasi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, Indonesia)



Article Info

Publish Date
28 Feb 2026

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) memberikan peluang besar bagi dunia pendidikan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran dan kreativitas para pendidik. Meski demikian, tingkat literasi AI di kalangan guru, khususnya di lingkungan pondok pesantren, masih tergolong rendah sehingga perlu dilakukan peningkatan kapasitas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Blokagung, Banyuwangi, dengan melibatkan 39 ustadz dan ustadzah sebagai peserta pelatihan. Tujuan utama kegiatan adalah meningkatkan literasi serta keterampilan guru dalam memanfaatkan AI secara etis menggunakan pendekatan RGOLD (Relevance, Goal, Output, Learning, Development) dan CAPE Prompting (Clarity, Accuracy, Purpose, Ethics). Pelatihan dilaksanakan secara luring selama satu hari melalui metode hands-on learning yang dipadukan dengan evaluasi pretest dan posttest. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman dan kemampuan peserta dalam menggunakan AI untuk pembuatan bahan ajar, media pembelajaran digital, dan perencanaan kegiatan belajar mengajar. Selain memperkuat kesiapan guru menghadapi transformasi digital, pelatihan ini juga menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya menjaga etika akademik dalam pemanfaatan teknologi AI.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

sewagati

Publisher

Subject

Arts Humanities Education Engineering Languange, Linguistic, Communication & Media Public Health Social Sciences Other

Description

Sewagati : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat disingkat dengan nama Sewagati (e-ISSN: 2613-9960) adalah jurnal khusus pengabdian kepada masyarakat (abmas) yang berfungsi sebagai media diseminasi dan sosialisasi aktivitas pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Ruang lingkup jurnal meliputi: ...