Masalah kesehatan di komunitas perkotaan dan semi-perkotaan, seperti di Desa Sidorejo, Kabupaten Tuban, menunjukkan peningkatan penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes mellitus. Faktor gaya hidup dan rendahnya pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) menjadi penyebab utama. Kegiatan ini bertujuan mengimplementasikan Hidroponik Otomatis berbasis mikrokontroler (sensor suhu, pH, kelembapan) terintegrasi Internet of Things (IoT) untuk mengoptimalkan budidaya TOGA tanpa intervensi manual. Strategi Pemberdayaan Masyarakat dilakukan melalui survei, desain sistem, serta pelatihan teknis perakitan dan sosialisasi manfaat tanaman obat. Program yang dihadiri 40 peserta dari berbagai elemen desa ini berhasil menghasilkan prototipe hidroponik skala rumah tangga yang efektif. Selain meningkatkan kemandirian warga dalam penyediaan bahan herbal, kegiatan ini berhasil memperkuat aspek Kedokteran Pencegahan berbasis teknologi. Inovasi ini berpotensi menjadi model kolaborasi yang dapat direplikasi untuk mendukung gaya hidup sehat di wilayah perkotaan lainnya.
Copyrights © 2026