ARKAVI [Arsip Kardivaskular Indonesia)
Vol. 8 No. 02 (2025): Arsip Kardiovaskular Indonesia

Laporan Kasus: Tindakan Primary Percutaneous Coronary Intervention (PCI) pada Pasien STEMI dengan Onset Berbeda

Salawani, Nurlasmi (Unknown)
Fachmi Ahmad Muslim (Unknown)
Aditiawarman (Unknown)



Article Info

Publish Date
13 Feb 2026

Abstract

Latar Belakang: ST-Segment Elevation Myocardial Infarction (STEMI) disebabkan oleh oklusi trombotik total pada arteri koroner, yang dapat menyebabkan kematian mendadak dan memerlukan tindakan darurat. Percutaneous Coronary Intervention (PCI) merupakan metode utama untuk memulihkan aliran darah koroner. Metode: Studi kasus pada pasien STEMI dengan onset gejala kurang dari 12 jam dan lebih dari 12 jam yang menjalani tindakan PCI. Hasil: Pasien yang menjalani PCI dalam waktu kurang dari 12 jam setelah onset gejala menunjukkan hasil yang lebih efektif, durasi tindakan dan perawatan yang lebih singkat, serta tanpa komplikasi daripada onset lebih dari 12 jam. Kesimpulan: PCI yang dilakukan dalam waktu kurang dari 12 jam setelah onset gejala pada pasien STEMI memberikan hasil yang lebih efektif dengan waktu tindakan dan perawatan yang lebih singkat.

Copyrights © 2025