Penelitian ini menyajikan analisis historis komprehensif tentang kurikulum pendidikan dan praktik pedagogis pada masa Islam awal, yang membentang dari era Kenabian (610-632 M) hingga Kekhalifahan Rasyidin (632-661 M). Dengan menggunakan metodologi historis kualitatif melalui analisis dokumenter, penelitian ini mengkaji mata pelajaran utama yang diajarkan, metode pendidikan yang digunakan, pengaruh sosio-politik terhadap pengembangan kurikulum, dan peran institusi keagamaan dalam membentuk pendidikan Islam. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa pendidikan pada periode formatif ini dicirikan oleh transmisi lisan (talaqqī bi al-Mushāfahah), praktik hafalan, dan pendekatan pembelajaran kontekstual yang sangat terkait dengan lanskap sosio-politik peradaban Islam yang sedang berkembang. Kurikulum terutama berpusat pada studi Al-Qur'an, ilmu Hadits, bahasa dan sastra Arab, yurisprudensi Islam (fiqh), serta ilmu pengetahuan dasar dan matematika. Institusi keagamaan, khususnya masjid dan kuttāb (sekolah Al-Qur'an), berfungsi sebagai tempat utama kegiatan pendidikan, membangun kerangka kerja fundamental yang akan mempengaruhi sistem pendidikan Islam selama berabad-abad. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman tentang bagaimana pendidikan Islam awal berfungsi sebagai mekanisme transmisi agama, pelestarian budaya, dan konsolidasi administratif selama periode ekspansi wilayah yang pesat. Implikasi dari temuan ini meluas ke reformasi pendidikan Islam kontemporer dan pengembangan pendekatan pedagogis yang tetap setia pada metode tradisional sambil mengatasi tantangan pendidikan modern.
Copyrights © 2026