Era Digital 5.0 menuntut siswa memiliki kompetensi komunikasi dan karakter inovatif, namun keterbatasan literasi berbicara di depan umum sering menjadi hambatan di lingkungan pesantren. Pengabdian masyarakat ini bertujuan mengintegrasikan pelatihan public speaking berbasis nilai-nilai Islam untuk membentuk karakter kewirausahaan siswa di Pesanggaran Al-Islami. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui tahap penilaian awal, simulasi interaktif, dan evaluasi komprehensif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kepercayaan diri, keterampilan komunikasi persuasif, dan pola pikir kewirausahaan siswa secara kognitif maupun praktis. Melalui praktik langsung yang mensinergikan nilai keislaman dan inovasi digital, program ini efektif membentuk karakter siswa yang adaptif. Kesimpulannya, integrasi nilai agama dalam keterampilan abad ke-21 ini berpotensi menjadi model pemberdayaan ekonomi berbasis pesantren yang berkelanjutan melalui pendampingan intensif.
Copyrights © 2026