Generasi muda mendominasi pemilih Pemilu tahun 2024, yakni sebanyak 56,45% dari total keseluruhan pemilih di Indonesia. Di Provinsi Kalimantan Selatan terdapat sekitar 57% data pemilih tetap merupakan pemilih muda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika perilaku memilih dalam pemilihan umum presiden dan wakil presiden tahun 2024 bagi pemilih muda di kota Banjarmasin dengan memperhatikan intensi memilih serta perilaku memilih yang sesungguhnya. Penelitian ini dikembangkan menggunakan metode kuantitatif deskriftip. Hasil penelitian mendeskripsikan bahwa faktor atau aspek-aspek yang mempengaruhi keputusan pemungutan suara bagi pemilih muda di kota Banjarmasin adalah kualifikasi dan pengalaman kandidat; visi dan usulan kebijakan kandidat; kejujuran, kepercayaan, dan komitmen untuk melayani kepentingan publik, termasuk reputasi, perilaku masa lalu, dan kemampuan untuk menginspirasi kepercayaan dan keyakinan; keselarasan dengan preferensi ideologis pemilih serta kemampuan untuk membawa perubahan yang berarti dan bermanfaat.
Copyrights © 2026