Latar belakang : Pusat Data Persatuan Rumah Sakit Seluruh Indonesia menjelaskan bahwa 15%ibu di Indonesia mengalami komplikasi persalinan dan 21% menyatakan bahwa persalinan yangdialami merupakan persalinan yang menyakitkan karena merasakan nyeri. Penanganan nyeri nonfarmakologis dapat diterapkan untuk membantu mengurangi nyeri persalinan, salah satunya denganmelakukan relaksasi dan massage effleurage. Tujuan : Untuk mengetahui Pengaruh PerbedaanTeknik Relaksasi dan Effleurage Massage terhadap tingkat nyeri pada ibu bersalin di PuskesmasCiampea Bogor Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, populasi seluruh ibu bersalin April-Juni 2025 di PKM ciampea. Penleitian eksperimen dengan sampel sebanyak 40 ibu bersalin. 20 sampel perlakuan tehnik relaksasi dan 20 sampel perlakuan massage effleurage, instrumentyang digunakan adalah lembar kuesioner dan skala nyeri. Analisa data yang digunakan pada penelitianadalah univariat Hasil : Setelah mengunakan tehnik massage effleurage penurunan nyeri sedang(90%), Tehnik Relaksasi Penurunan Nyeri sedang(50%). Kesimpulan Berdasarkan hasilpenelitian adanya pengaruh sebelum diberi perlakuan dan setelah diberi perlakuan memiliki perubahan Nyeri pada ibu bersalin yang cukup signifikan. Lebih efektif mengunakan tehnik massage effleurage di bandingkan thenik Relaksasi.
Copyrights © 2025