Gig Economy (GE) atau ekonomi kerja lepas kini mengubah sistem kerja global. Mahasiswa berpartisipasi bukan hanya untuk memperoleh penghasilan, melainkan sebagai upaya pengembangan diri. Penelitian ini menelusuri pengalaman dan pandangan mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta terhadap GE. Dengan metode kualitatif fenomenologi, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan mahasiswa yang bekerja lepas. Hasil menunjukkan bahwa mahasiswa memandang GE bukan sekadar pekerjaan sementara, melainkan sebagai investasi pengembangan diri dan keterampilan. Keterlibatan dalam GE melatih pengelolaan diri, disiplin, dan tanggung jawab, serta memberi pengalaman praktis yang meningkatkan keterampilan kerja seperti komunikasi dan kepercayaan diri. Pengalaman ini membentuk pola pikir dewasa dan kesiapan karier yang lebih matang. Penelitian menyimpulkan bahwa GE berperan penting sebagai pendorong kesiapan profesional generasi muda.
Copyrights © 2026