Jumlah kunjungan pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) terus meningkat sehingga menuntut pelayanan yang cepat dan tepat melalui sistem triase yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan perawat IGD tentang triase dengan response time triase pasien di Rumah Sakit Mitra Plumbon. Penelitian menggunakan desain kuantitatif deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional, melibatkan 37 perawat IGD yang dipilih dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan triase dan lembar observasi response time yang dikategorikan menjadi cepat (≤5 menit) dan lambat (>5 menit). Data dianalisis menggunakan uji Chi-square (ρ<0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar perawat memiliki pengetahuan baik (59,5%) dan cukup (40,5%), sementara sebagian besar response time triase pasien termasuk kategori cepat (70,3%). Uji Chi-square menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan perawat dan response time triase (ρ=0,000; ρ<0,05). Penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan pengetahuan triase perawat berkontribusi terhadap percepatan response time dan menjadi dasar bagi manajemen IGD dalam perencanaan pelatihan triase serta peningkatan mutu pelayanan kegawatdaruratan.
Copyrights © 2025