Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Vol. 13 No. 4 (2026): Jurnal Mahasiswa Arsitektur UB

Narasi Ganda Pada Perancangan Cultural Center di Kecamatan Cisolok

Muhammad Zulhan Adinegoro (Unknown)
Susilo Kusdiwanggo (Unknown)



Article Info

Publish Date
04 Mar 2026

Abstract

Kawasan Ciletuh–Palabuhanratu UNESCO Global Geopark di Kabupaten Sukabumi memiliki kekayaan geologi, lanskap alam, serta keberadaan Masyarakat Adat Pancer-Pangawinan sebagai warisan budaya hidup yang masih dipraktikkan hingga saat ini. Namun, hingga kini belum tersedia wadah arsitektural yang secara khusus mampu mewadahi kegiatan pelestarian, edukasi, dan representasi budaya masyarakat adat secara terpadu dan kontekstual. Perancangan ini bertujuan untuk menghasilkan rancangan Cultural Center di Kecamatan Cisolok yang mampu menjembatani kepentingan masyarakat adat sebagai subjek budaya dan wisatawan sebagai pengguna ruang. Pendekatan yang digunakan adalah narasi ganda, dengan paradigma intuitif sebagai metode perancangan. Narasi budaya lokal sakuren dan pola spasial paparakoan dijadikan dasar dalam pengolahan tata massa, sirkulasi, hirarki ruang, serta pengalaman arsitektural. Metode intuitif diterapkan untuk menangkap fenomena non fisik tapak yang tidak sepenuhnya dapat dipahami melalui pendekatan rasional. Hasil perancangan menunjukkan bahwa penerapan narasi ganda mampu menghasilkan ruang budaya yang berfungsi sebagai fasilitas pelestarian sekaligus medium arsitektural yang menyampaikan identitas lokal dan dialog antara tradisi dan konteks kontemporer.   Kata kunci: Cultural Center, Narasi Ganda, Intuitif, Masyarakat Adat Pancer-Pangawinan

Copyrights © 2026