Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dalam pemetaan kelinieritas guru muatan lokal Bahasa Bali dan Seni Budaya pada satuan pendidikan. Kelinieritas guru menjadi indikator penting dalam menjamin kualitas pembelajaran berbasis kearifan lokal, karena kesesuaian latar belakang pendidikan dengan mata pelajaran yang diampu berpengaruh langsung terhadap efektivitas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa dokumen Dapodik dan kebijakan pendidikan daerah. Analisis data dilakukan melalui model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa (2020) yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dapodik berperan strategis dalam menyediakan data valid mengenai distribusi guru, latar belakang pendidikan, serta kesesuaian bidang keahlian dengan mata pelajaran muatan lokal. Namun, tingkat kelinieritas guru masih rendah, di mana banyak guru yang ditugaskan mengajar Bahasa Bali dan Seni Budaya tidak memiliki latar belakang pendidikan yang sesuai. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi antara data Dapodik dan kebijakan pendidikan daerah sangat diperlukan untuk meningkatkan efektivitas pemetaan kelinieritas guru. Keberadaan Dapodik tidak hanya mendukung tata kelola administrasi pendidikan, tetapi juga berkontribusi pada pelestarian budaya lokal melalui peningkatan kualitas pembelajaran.
Copyrights © 2026