Efisiensi proses setup merupakan faktor krusial dalam meningkatkan produktivitas dan fleksibilitas sistem produksi, terutama pada industri otomotif yang memiliki kebutuhan responsivitas tinggi terhadap variasi permintaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengurangi setup time pada workstation curing melalui penerapan metode Single Minute Exchange of Die (SMED). Metode penelitian meliputi pengamatan langsung, time study, analisis aktivitas internal dan eksternal, serta identifikasi pemborosan menggunakan prinsip lean manufacturing. Setelah kondisi eksisting dipetakan, langkah-langkah SMED diterapkan, termasuk pemisahan aktivitas internal–eksternal, konversi aktivitas internal menjadi eksternal, serta penyederhanaan dan standardisasi proses setup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SMED mampu mereduksi internal setup time sebesar 128,48 menit dan external setup time sebesar 3,08 menit. Reduksi signifikan diperoleh melalui konversi aktivitas seperti green tire setup dan melakukan proses pemanasan mold awal, serta persiapan peralatan yang berkontribusi terhadap penghematan waktu sebesar 63,8 menit. Selain itu, optimalisasi proses dilakukan melalui minimisasi perpindahan operator, eliminasi adjustment yang tidak diperlukan, serta penerapan parallel setup dengan menambah asisten operator, masing-masing memberikan pengurangan waktu 3,08 menit, 4,32 menit, dan 66,64 menit. Secara keseluruhan, penelitian ini membuktikan bahwa integrasi SMED pada proses curing tidak hanya menurunkan waktu non-productive secara substansial mencapai 33,77%, tetapi juga meningkatkan kelancaran aliran produksi dan mendukung pencapaian manufacturing excellence.
Copyrights © 2026