Penelitian ini mendeskripsikan tentang tingkat kebugaran fisik siswa kelas VII SMPN 1 Wonoayu dan menganalisis kondisi kebugaran jasmani terhadap pembelajaran Pendidikan Jasmani. Penelitian yang dilakukan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode survei. tudi ini menerapkan pendekatan kuantitatif deskriptif melalui metode survei. Subjek penelitian berjumlah 36 siswa yang ditentukan dengan teknik purposive sampling berdasarkan kesesuaian karakteristik dan kriteria kelas VII. Alat ukur yang digunakan adalah Tes Kebugaran Siswa Indonesia (TKSI) untuk usia 13-15 tahun, yang terdiri dari lima komponen Tes Koordinasi Tangan dan Mata, Sit-Up 30 detik, Lompat Jauh Berdiri, Tes T, dan Tes Beep. Pengolahan data dilakukan secara deskriptif dengan menggunakan persentase serta pengelompokan kategori kebugaran. Temuan menunjukkan bahwa mayoritas siswa berada pada tingkat kebugaran jasmani kategori sedang, dengan hanya satu komponen, yaitu beep test, yang mencapai kategori baik. Hasil tersebut menandakan bahwa tingkat kebugaran fisik siswa kelas VII masih berada pada taraf rata-rata dan belum menunjukkan kondisi optimal. Dengan demikian, diperlukan penguatan program aktivitas fisik dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani yang dirancang lebih variatif, kontekstual, dan menekankan keterlibatan aktif peserta didik agar peningkatan kebugaran dapat terjadi secara lebih menyeluruh.
Copyrights © 2026