Pembelajaran bolavoli di sekolah dasar masih didominasi pendekatan teknik berbasis drill yang membatasi partisipasi aktif dan pengalaman belajar bermakna siswa. Kondisi ini menuntut penguatan pendekatan berbasis aktivitas yang lebih adaptif terhadap karakteristik perkembangan peserta didik. Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik pembelajaran berbasis aktivitas dalam permainan bolavoli pada siswa kelas V SDN Kolursari I Bangil. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan rancangan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif selama enam pertemuan, dan analisis dokumentasi. Partisipan meliputi satu guru pendidikan jasmani, 28 siswa, serta dua informan pendukung yang dipilih secara purposive dan snowball sampling. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan verifikasi secara interaktif. Hasil penelitian mengidentifikasi empat tema utama: (1) modifikasi aktivitas sebagai strategi peningkatan partisipasi, (2) transformasi pola interaksi guru–siswa yang lebih dialogis, (3) penguatan aspek afektif dan sosial siswa, serta (4) tantangan kontekstual dalam pengelolaan kelas. Pendekatan berbasis aktivitas meningkatkan keterlibatan, kerja sama, dan kepercayaan diri siswa dibandingkan pembelajaran teknik konvensional. Temuan ini menegaskan pentingnya desain aktivitas yang kontekstual dan dukungan pedagogis berkelanjutan bagi guru pendidikan jasmani, sekaligus memperkuat perspektif konstruktivis dalam praktik pembelajaran olahraga di sekolah dasar.
Copyrights © 2026