Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja termal briket bioarang berbahan dasar tempurung kelapa sebagai sumber energi alternatif. Fokus pengujian pada parameter kadar air, nilai kalor, dan laju pembakaran. Metode yang digunakan adalah studi eksperimental melalui pembuatan briket dengan dua variasi desain yakni 1 lubang dan 2 lubang. Setiap variasi diuji sebanyak lima kali pengujian dan hasilnya dievaluasi kesesuaiannya terhadap parameter Standar Nasional Indonesia (SNI 01-6235-2000). Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai kadar air terendah mencapai 9% pada variasi 1 lubang. Sedangkan nilai kalor tertinggi yang didapatkan adalah 26,129 kal/g pada beberapa sampel di kedua variasi. Untuk laju pembakaran variasi 1 lubang mencatatkan nilai sebesar 0,582 g/menit. Berdasarkan data tersebut kualitas briket yang dihasilkan baik dari segi kadar air maupun nilai kalor belum memenuhi standar mutu SNI 01-235-2000. Oleh karena itu direkomendasikan agar penelitian selanjutnya lebih mengontrol tingkat kelembaban udara selama proses pengeringan dan penyimpanan, serta mengoptimalkan kerapatan adonan briket guna menekan kadar air dan meningkatkan nilai kalor secara maksimal.
Copyrights © 2026