Penelitian ini mengkaji hubungan antara manajemen waktu dan efektivitas pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) dalam konteks manajemen kelas, khususnya fokus pada bagaimana waktu dikelola selama proses pembelajaran untuk mencapai tujuan pengajaran secara optimal. Penelitian ini secara spesifik melihat bagaimana alokasi waktu pada setiap tahap pembelajaran, yaitu pendahuluan, inti, dan penutup memberikan konstribusi terhadap partisipasi dan konsentrasi siswa selama pelajaran PJOK. Pendekatan kuantitatif digunakan, dengan manajemen waktu diukur menggunakan Duration Recording System (DRS) dan efektivitas pembelajaran dinilai menggunakan intrumen Formative Class Evaluation (FCE). Data dianalisis menggunakan descriptive statistics untuk mengambarkan karakteristik data dan regresi linear berganda untuk menguji hubungan antara variabel penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara manajemen waktu pada dapat pendahuluan, inti, atau penutup dalam efektivitas pembelajaran secara keseluruhan. Temuan ini menunjukkan bahwa manajemen waktu bukanlah faktor utama yang menentukan efektivitas pembelajaran PJOK. Oleh karena itu, upaya untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran sebaiknya mempertimbangkan faktor lain yang lebih relevan, seperti karakteristik siswa, strategi pembelajaran, dan kondisi serta dinamika nyara pembelajaran PJOK di kelas.
Copyrights © 2026