Pembelajaran yang mengandalkan teknologi, seperti penggunaan Artificial Intelligence (AI), mengurangi inisiatif peserta didik dalam belajar dan memilih cara instan untuk mengerjakan tuga. Sebagai solusi untuk mengantisipasi perkara tersebut, maka seorang pendidik mesti memilih model dan media pembelajaran yang benar. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) terhadap hasil belajar sejarah. Metode yang dipakai yakni quasi-experimental dengan pengukuran pre-test post-test, menggunakan kelompok eksperimen dan kontrol. Sampelnya masing-masing kelas 36 peserta didik berasal dari kelas eksperimen dan dari kelas kontrol juga berjumlah 36 peserta didik. Pada tahapan analisis menggunakan Uji Independent Samples T-Test. Hasil uji hipotesis menunjukan sig. 0,399 > 0,05 maka Ho gagal ditolak. Hasil pre-test pada kelas eksperimen sebesar 73,9 dan post-test 80,5. Sedangkan pada kelas kontrol, hasil pre-test sebesar 72,5 dan post-test 78,6. Maka dapat disimpulkan bahwasanya pembelajaran Project Based Learning memiliki pengaruh jika dilihat dari soal peserta didik sebelum dan setelah diberikan pengaruh model pembelajaran PjBL, namun kalau dibanding dengan kelas yang menggunakan model pembelajaran mixed yakni kelas kontrol (diskusi dan ceramah) diketahui tidak ada pengaruhnya.
Copyrights © 2025