Kedisiplinan merupakan aspek fundamental dalam pembentukan karakter dan keberhasilan proses pendidikan di sekolah. Salah satu faktor yang berperan dalam membentuk perilaku disiplin siswa adalah budaya sekolah yang tercermin melalui nilai, kebiasaan, dan praktik yang diterapkan secara konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya sekolah terhadap tingkat kedisiplinan siswa di SMP Negeri 6 Bajawa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas 1 kepala sekolah, 2 guru, dan 5 siswa yang dipilih secara purposif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi langsung terhadap aktivitas sekolah. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya sekolah yang diterapkan melalui pembiasaan positif seperti budaya 3S (senyum, salam, sapa), kegiatan literasi, kegiatan keagamaan, serta upacara bendera secara konsisten berkontribusi dalam menanamkan nilai-nilai disiplin siswa. Praktik tersebut membentuk kebiasaan patuh terhadap aturan, tanggung jawab, serta keteraturan dalam kegiatan sekolah. Namun demikian, masih ditemukan beberapa bentuk pelanggaran seperti keterlambatan, ketidaklengkapan atribut, dan ketidakhadiran tanpa keterangan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan sosialisasi dan internalisasi budaya sekolah secara sistematis agar tingkat kedisiplinan siswa semakin optimal.
Copyrights © 2026