cover
Contact Name
Dek Ngurah Laba Laksana
Contact Email
laba.laksana@gmail.com
Phone
+6281236659407
Journal Mail Official
jurnal.citramultidisiplin@gmail.com
Editorial Address
Jalan Trans Bajawa-Ende., Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada, NTT
Location
Kab. ngada,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Citra Multidisiplin
Published by STKIP Citra Bakti
ISSN : -     EISSN : 31238130     DOI : https://doi.org/10.38048/jcm
Jurnal Citra Multidisiplin (JCM) diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti. Jurnal ini menerima manuscript dengan kajian multidisiplin seperti: pendidikan, humaniora, sains, kesehatan, dan berbagai bidang ilmu lainnya baik dalam bentuk naskah kajian literatur, kajian penelitian, atau hasil kegiatan pengabdian masyarakat. Jurnal ini memiliki ISSN 3123-8130. JCM diterbitkan setiap bulan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 20 Documents
PENDIDIKAN INKLUSIF SEBAGAI LANDASAN MEMBANGUN KARAKTER ANAK SEKOLAH DASAR DI SDI BOBOU Kristina Milo; Yuliani Susanti Moi; Natalia Boro Kaka; Yosefina Uge Lawe
Jurnal Citra Multidisiplin Vol. 1 No. 1 (2026): Jurnal Citra Multidisiplin
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcm.v1i1.6477

Abstract

Pendidikan inklusif merupakan pendekatan pembelajaran yang mengakomodasi seluruh siswa tanpa pengecualian sebagai upaya membangun karakter anak sekolah dasar sejak dini dengan landasan kesetaraan hak belajar, penghargaan terhadap keberagaman, serta pemerataan akses akademik dan social bagi siswa ABK dan siswa reguler. Kajian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendidikan inklusif di SDI Bobou sekaligus menganalisis peran guru, interaksi sosial antar siswa, dukungan orang tua, serta tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan observasi langsung dan wawancara kepada guru di SDI Bobou. Teknik pengumpulan data meliputi observasi interaksi pembelajaran di dalam dan luar kelas, serta wawancara mendalam berkaitan dengan fasilitas, strategi pembelajaran, dan aktivitas sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pendidikan inklusif di SDI Bobou berjalan cukup baik, ditandai dengan sikap guru yang adil, penggunaan strategi belajar fleksibel, penyederhanaan materi, pembiasaan nilai karakter, serta interaksi antar siswa yang harmonis tanpa diskriminasi, meskipun masih terdapat kendala berupa keterbatasan fasilitas dan kebutuhan pelatihan guru. Kesimpulan kajian ini menegaskan bahwa pendidikan inklusif di sekolah dasar menjadi landasan strategis dalam membangun karakter siswa yang toleran, berempati, adaptif, bertanggung jawab, dan siap hidup dalam masyarakat yang beragam, sehingga tidak hanya memperluas akses pendidikan bagi siswa ABK, tetapi juga memperkuat pendidikan karakter seluruh siswa di SDI Bobou.
DESAIN KETERAMPILAN MENGAJAR TUTOR SEBAYA DALAM AKTIVITAS KELOMPOK KECIL DAN DISKUSI TERBIMBING DI SD: STUDI DESKRIPTIF PELAKSANAAN PLP DI SDK WOLOWIO KABUPATEN NGADA Alexander uta; Yelanti Varti Ndawa; Anna Finsensia Kui; Angelica Yosefa Uta Naju; Yohana Klaudia Ito; Dek Ngurah Laba Laksana
Jurnal Citra Multidisiplin Vol. 1 No. 1 (2026): Jurnal Citra Multidisiplin
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcm.v1i1.6482

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kondisi pelaksanaan aktivitas kelompok kecil dan diskusi terbimbing di SDK Wolowio, mengidentifikasi keterampilan mengajar yang dibutuhkan tutor sebaya, serta menyusun desain keterampilan tutor sebaya yang sesuai dengan konteks sekolah dasar. Latar belakang penelitian berangkat dari dominasi metode ceramah yang membuat siswa cenderung pasif, sehingga keterampilan abad 21 seperti kolaborasi, komunikasi, dan berpikir kritis belum berkembang optimal. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan observasi, wawancara, studi dokumentasi, dan refleksi peneliti sebagai sumber data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diskusi kelompok kecil belum berjalan efektif karena keterbatasan guru dalam membimbing setiap kelompok. Keterampilan utama yang dibutuhkan tutor sebaya meliputi kemampuan menjelaskan materi dengan bahasa sederhana, mengajukan pertanyaan terbuka, memberikan umpan balik konstruktif, serta mengelola dinamika kelompok. Desain keterampilan tutor sebaya yang dirumuskan terbukti mampu mengurangi dominasi guru, meningkatkan keterlibatan siswa, dan mendorong pemahaman mendalam. Guru dan kepala sekolah memberikan tanggapan positif, menilai desain ini relevan, praktis, serta mendukung visi sekolah dalam membentuk siswa unggul dan santun.
PENTINGNYA KEMITRAAN GURU DAN ORANG TUA DALAM MENINGKATKAN PRESTASI AKADEMIK DAN NON AKADEMIK PADA SISWA SD CITRA BAKTI Maria Kristina Ytu; Maria Yasintha Due; Maria Gaudensia Nai; Maria Ermelinda Kila; Anselmus Fegi Saputra; Simpronius Atnasius Goa; Dek Ngurah Laba Laksana
Jurnal Citra Multidisiplin Vol. 1 No. 1 (2026): Jurnal Citra Multidisiplin
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcm.v1i1.6494

Abstract

Kemitraan antara guru dan orang tua merupakan faktor penting dalam mendukung keberhasilan belajar siswa sekolah dasar, baik pada aspek akademik maupun non-akademik. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pentingnya kemitraan guru dan orang tua dalam meningkatkan prestasi akademik dan non-akademik siswa, mengidentifikasi bentuk-bentuk kemitraan yang diterapkan, serta menganalisis tantangan dan solusi dalam mewujudkan kolaborasi yang efektif demi perkembangan siswa secara optimal dan holistik. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam kepada guru dan orang tua siswa di SD Citra Bakti. Teknik analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan belajar siswa sangat dipengaruhi oleh kerja sama antara guru dan orang tua. Bentuk kemitraan yang terjalin meliputi komunikasi rutin melalui media WhatsApp, keterlibatan orang tua dalam pendampingan belajar di rumah, partisipasi dalam kegiatan sekolah, serta dukungan terhadap kegiatan ekstrakurikuler siswa. Kemitraan tersebut berkontribusi terhadap peningkatan prestasi akademik dan non-akademik, seperti pembentukan karakter, kedisiplinan, dan keterampilan sosial. Namun, pelaksanaan kemitraan masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain perbedaan latar belakang siswa, keterbatasan fasilitas sekolah, rendahnya motivasi belajar sebagian siswa, serta keterbatasan waktu dan pemahaman orang tua terhadap metode pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan komunikasi yang berkelanjutan dan kolaborasi yang lebih intensif antara guru dan orang tua untuk menciptakan lingkungan belajar yang konsisten, positif, dan saling mendukung.
EDUKASI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT UNTUK MENINGKATKAN KESEHATAN ANAK DI TKKN BAJAWA Helena Rhero Wea; Bonifasia Dhua; Falentina Gawe; Viktoria Dhiu; Yulita Klaudia Kue; Maria Moi Soa; Maria Seventia Tryvonia Bay; Elisabeth Tantiana Ngura
Jurnal Citra Multidisiplin Vol. 1 No. 1 (2026): Jurnal Citra Multidisiplin
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcm.v1i1.6497

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis efektivitas edukasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam meningkatkan pengetahuan, sikap,dan kebiasaan hidup sehat anak usia dini di TKKN Bajawa, sehingga dapat mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan kondusif bagi tumbuh kembang anak. Metode yang di gunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah anak usia dini yang aktif mengikuti kegiatan pembelajaran di TKKN Bajawa yang menjadi sasaran pelaksanaan edukasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesehatan anak di TKKN Bajawa. Anak mengalami peningkatan pengetahuan dan kebiasaan hidup bersih dan sehat, seperti mencuci tangan dengan benar, memotong kuku, dan membuang sampah pada tempatnya.
TANTANGAN GURU DALAM MENGINTEGRASIKAN MODEL PEMBELAJARAN DEEP LEARNING DI SDK NGEDUKELU Melania Tuna; Theresia Avila Menge Lelo; Valentina Yunita Rey; Yohanes Berchmans Walona; Yosefina Uge Lawe
Jurnal Citra Multidisiplin Vol. 1 No. 1 (2026): Jurnal Citra Multidisiplin
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcm.v1i1.6498

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi pembelajaran deep learning di SDK Ngedukelu, Kabupaten Ngada, serta mengidentifikasi pemahaman guru, praktik pembelajaran, dan hambatan yang dihadapi dalam penerapannya. Pembelajaran deep learning menekankan proses berpikir tingkat tinggi melalui aktivitas analisis, refleksi, dan pengaitan konsep dengan situasi nyata. Pendekatan ini mendukung orientasi Kurikulum Merdeka yang berfokus pada pengembangan kompetensi dan kemandirian belajar siswa. Namun, penerapannya di sekolah dasar yang berada pada konteks geografis dan sarana terbatas masih menyisakan berbagai tantangan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara, observasi kelas, dan analisis dokumen pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki pemahaman dasar mengenai konsep deep learning, tetapi belum mampu menerapkannya secara utuh dalam pembelajaran. Proses belajar masih didominasi metode ceramah, aktivitas eksploratif siswa terbatas, dan asesmen autentik belum diterapkan secara konsisten. Hambatan utama meliputi minimnya pelatihan praktis, keterbatasan fasilitas belajar, serta beban administrasi yang cukup tinggi sehingga mengurangi waktu guru dalam merancang pembelajaran mendalam. Temuan ini menegaskan perlunya peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan aplikatif dan pendampingan berkelanjutan agar pembelajaran deep learning dapat diterapkan lebih optimal. Dukungan sekolah dalam penyediaan sumber belajar dan lingkungan belajar yang kondusif juga menjadi faktor penting.
PERAN MEDIA DIGITAL DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR Yohana Yju; Moses Abraham Kaju; Maria Yulita Moi; Fiktoria Nau Baghi; Maria Carmela Moi; Maria Listia Jawa; Dek Ngurah Laba Laksana
Jurnal Citra Multidisiplin Vol. 1 No. 1 (2026): Jurnal Citra Multidisiplin
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcm.v1i1.6508

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas media digital dalam pembelajaran serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan studi literatur. Wawancara dilakukan untuk memperoleh data mendalam mengenai pemahaman dan pengalaman guru dalam memanfaatkan media digital, sedangkan studi literatur digunakan untuk memperkuat temuan lapangan dengan kajian teori dan hasil penelitian relevan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif, yaitu dengan mengorganisasikan, menafsirkan, dan menggambarkan data secara sistematis sesuai dengan fokus penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media digital dinilai efektif apabila mampu mendukung pencapaian tujuan pembelajaran, meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa, serta mempermudah pemahaman materi. Efektivitas media digital juga dipengaruhi oleh kompetensi guru, kesesuaian media dengan materi dan karakteristik siswa, ketersediaan infrastruktur teknologi, strategi pengelolaan pembelajaran, serta motivasi dan kesiapan siswa. Penggunaan media digital yang terencana dan sesuai kebutuhan terbukti memberikan dampak positif terhadap kualitas pembelajaran. Oleh karena itu, pemanfaatan media digital perlu dioptimalkan melalui peningkatan kompetensi guru dan dukungan sarana prasarana agar pembelajaran menjadi lebih efektif dan bermakna.
PENDEKATAN KONTEKSTUAL DALAM PEMBELAJARAN IPS DI SEKOLAH DASAR Maria Aquinda Moi; Elisabet Paba; Wilhelmina Dede; Bernadetha Soubyrous Yadha; Rene Gampil Mau; Maria Nio Jodho; Maria Patrisia Wau
Jurnal Citra Multidisiplin Vol. 1 No. 1 (2026): Jurnal Citra Multidisiplin
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcm.v1i1.6510

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di sekolah dasar dengan fokus pada penerapan pendekatan kontekstual, pemanfaatan media pembelajaran, serta penggunaan model Project Based Learning (PjBL). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam dan studi literatur dari berbagai sumber ilmiah yang relevan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan pembelajaran yang mengaitkan materi dengan kehidupan nyata siswa melalui observasi lingkungan, diskusi sosial, dan kegiatan berbasis proyek yang mendorong kolaborasi, kreativitas, dan pemecahan masalah. Penggunaan media visual dan teknologi digital, seperti video edukatif, gambar tematik, dan platform pembelajaran daring, turut meningkatkan motivasi dan pemahaman siswa. Meskipun terdapat kendala berupa keterbatasan fasilitas, kesiapan siswa, dan alokasi waktu, guru mampu mengatasinya melalui strategi adaptif seperti penyediaan media alternatif dan pendampingan tambahan. Secara keseluruhan, pembelajaran IPS berbasis konteks, proyek, dan teknologi memberikan dampak positif terhadap aspek kognitif, sosial, dan karakter siswa.
PERMAINAN TRADISIONAL NGADA SIDHU LEKE: KONTEKSTUALISASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR Karolina Bhoki; Damasus Albertus Nay; Valentinus Wolfhardus Florus Ngabi; Maria Natalia Mugi; Maria Ovilia Inu; Yuliana Andini Mau; Dek Ngurah Laba Laksana
Jurnal Citra Multidisiplin Vol. 1 No. 1 (2026): Jurnal Citra Multidisiplin
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcm.v1i1.6518

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi manfaat permainan tradisional Sidhu Leke berbasis kearifan lokal Ngada dalam pembelajaran matematika Sekolah Dasar, guna mengubah materi abstrak operasi hitung dasar, pola dan urutan, geometri, serta pengukuran menjadi pengalaman kontekstual, interaktif, dan menyenangkan yang meningkatkan pemahaman konsep, minat belajar, serta pelestarian budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang dilaksanakan di kampung Bena, Kecamatan Jerebuu. Subjek penelitian adalah warga Desa Bena yang terlibat langsung dalam permainan Sidhu Leke, dipilih secara purposive berdasarkan pemahaman mendalam dan pengalaman mereka terhadap aturan, pola gerak, serta nilai edukatif permainan tersebut. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan tradisional Sidhu Leke berbasis kearifan lokal Ngada secara sempurna dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran matematika Sekolah Dasar yang inovatif dan efektif, di mana setiap elemen mekanisme permainan secara alami dan organik mengubah materi abstrak seperti operasi hitung dasar, konsep pola dan urutan, geometri, serta pengukuran menjadi pengalaman belajar kontekstual yang interaktif dan menyenangkan melalui pendekatan kinestetik holistik, sehingga tidak hanya meningkatkan pemahaman konsep secara signifikan tetapi juga memotivasi minat belajar siswa secara intrinsik sambil secara bersamaan memperkuat pelestarian budaya Ngada secara berkelanjutan untuk generasi mendatang.
KOLABORASI EDUKATIF MELALUI AKTIVITAS JALAN SEHAT: UPAYA MENSTIMULASI MOTORIK KASAR DAN KEBIASAAN HIDUP SEHAT ANAK USIA DINI DI TKK REGINA PACIS Genoveva Meo; Maria Rosvita Isang; Maria Irene Oje Fodju; Andi Nafsia
Jurnal Citra Multidisiplin Vol. 1 No. 1 (2026): Jurnal Citra Multidisiplin
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcm.v1i1.6525

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kolaborasi antara guru dan mahasiswa Praktik Lapangan Persekolahan (PLP) dalam kegiatan jalan sehat sebagai upaya menumbuhkan kebiasaan hidup sehat dan menstimulasi perkembangan fisik motorik kasar anak usia dini di TKK Regina Pacis Bajawa. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah anak usia dini kelompok A dan B, sedangkan informan penelitian adalah anak yang diamati selama pelaksanaan kegiatan jalan sehat. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi guru dan mahasiswa PLP dalam kegiatan jalan sehat berjalan efektif dan memberikan dampak positif, baik dalam menumbuhkan kebiasaan hidup sehat anak maupun dalam menstimulasi perkembangan motorik kasar, seperti keseimbangan, koordinasi gerak, dan daya tahan tubuh.
PERAN TRIPUSAT PENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR Ferdinandus Raga; Maria Sintia Ciak; Paula Fransiska Djawa; Adriano Laghe; Maria Fenansia Watu; Dimas Qondias
Jurnal Citra Multidisiplin Vol. 1 No. 1 (2026): Jurnal Citra Multidisiplin
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcm.v1i1.6552

Abstract

Pendidikan pada jenjang sekolah dasar memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan kebiasaan belajar peserta didik, khususnya di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat. Konsep Tri Pusat Pendidikan yang meliputi keluarga, sekolah, dan masyarakat menjadi landasan penting dalam mewujudkan pendidikan yang holistik dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran dan kolaborasi Tri Pusat Pendidikan dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital pada jenjang sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara terhadap guru dan orang tua siswa. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif untuk menggambarkan kondisi aktual, permasalahan, serta bentuk kolaborasi antar unsur Tri Pusat Pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran keluarga, sekolah, dan masyarakat telah berjalan, namun belum terintegrasi secara optimal. Keterbatasan pendampingan orang tua, ketidakkonsistenan komunikasi antara sekolah dan keluarga, serta rendahnya keterlibatan masyarakat menjadi faktor penghambat utama dalam pembentukan karakter dan pembinaan perilaku belajar siswa. Perkembangan teknologi digital memberikan peluang sekaligus tantangan yang memerlukan pengawasan dan pendampingan bersama. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa penguatan kolaborasi Tri Pusat Pendidikan secara harmonis dan berkelanjutan sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang konsisten, adaptif, dan mendukung pembentukan karakter peserta didik sekolah dasar di era digital.

Page 1 of 2 | Total Record : 20