Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode Just In Time (JIT) dalam meningkatkan efisiensi biaya persediaan bahan baku pada Home Industry Tempe Bapak Aep di Bandung. Permasalahan utama yang dihadapi adalah kelebihan persediaan akibat sistem pembelian konvensional sebesar 2.500 kg per bulan tanpa perhitungan kebutuhan produksi yang akurat, sehingga terjadi sisa bahan baku sebesar 2.060 kg selama periode Juli–Desember 2024 dengan biaya tertanam Rp39.639.600. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis dilakukan menggunakan metode Just In Time serta peramalan Single Exponential Smoothing untuk mendukung perencanaan kebutuhan bahan baku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan JIT mampu menurunkan total biaya persediaan dari Rp170.364.000 menjadi Rp128.856.520 dengan efisiensi sebesar Rp41.507.480 melalui penghapusan biaya penyimpanan dan pengurangan sisa bahan baku. Selain itu, metode peramalan dengan nilai α = 0,5 menghasilkan tingkat kesalahan terkecil (MAPE 3%), sehingga dinilai paling akurat untuk perencanaan periode berikutnya. Dengan demikian, penerapan JIT terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi biaya dan pengendalian persediaan bahan baku.
Copyrights © 2026