Perkembangan layanan perbankan digital meningkatkan risiko kejahatan siber, salah satunya phishing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kasus phishing serta upaya penanganannya dalam perlindungan nasabah pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Purworejo. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modus phishing dilakukan melalui telepon dan tautan palsu yang menyerupai aplikasi resmi BRImo sehingga korban memberikan data pribadi dan mengalami kerugian finansial. Rendahnya literasi keamanan digital serta rekayasa sosial menjadi faktor utama terjadinya kasus tersebut. BRI telah melakukan edukasi dan klarifikasi melalui kanal resmi sebagai langkah pencegahan. Namun, diperlukan peningkatan edukasi berkelanjutan dan penguatan sistem keamanan guna meminimalisir risiko phishing di sektor perbankan.
Copyrights © 2026