Latar Belakang: VAP merupakan pneumonia nosokomial yang terjadi pada pasien yang sudah terintubasi dan terpasang ventilasi mekanik. (Narang, 2008). Data PPI RS Murni Teguh Ciledug pada tahun 2023 terdapat peningkatan insiden VAP pada dari bulan Januari ke Februari 2023 yaitu sebanyak 10,4%, sedangkan rata-rata insiden rate VAP pada sepanjang tahun 2023 ditemukan sebanyak 2,9%. Berdasarkan hasil observasi selama 3 hari pada bulan Juli 2024 pada perawat di ruang ICU RS Murni Teguh Ciledug, dari 15 perawat yang bertugas, didapatkan perawat yang belum mengetahui sepenuhnya mengenai tindakan pencegahan VAP sebanyak 5 orang dan masih ada perawat yang belum konsisten dalam menerapkan tindakan pencegahan VAP sebanyak 5 orang. Perawat di ruang ICU mempunyai peran yang penting dalam pelaksanaan tindakan pencegahan VAP, diharapkan dengan peningkatan pengetahuan dan kepatuhan perawat dalam menerapkannya, angka kejadian VAP dapat menurun. Tujuan: untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan perawat dengan kepatuhan pelaksanaan bundle VAP di ICU RS Murni Teguh Ciledug Metode : penelitian ini menggunakan metode survey dengan pendekatan cross sectional di ICU RS Murni Teguh Ciledug pada bulan September 2024. Terdapat 15 sampel yang dipilih menggunakan metode total sampling. Uji Chi Square digunakan untuk menganalisa data pada penelitian ini Hasil : hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan perawat dengan kepatuhan pelaksanaan bundle VAP dengan nilai p = <0,001 atau p<0.005. Kesimpulan : ada hubungan antara tingkat pengetahuan perawat dengan kepatuhan pelaksanaan bundle VAP di ICU RS Murni Teguh Ciledug. Penelitian ini diharapkan menjadi bahan pertimbangan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya meningkatkan pengetahuan terhadap pencegahan VAP dan keptuhan pelaksanaan bundle VAP.
Copyrights © 2026