Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media sosial terhadap perubahan identitas keagamaan dan praktik keberagaman pada Generasi Z di Indonesia. Media sosial saat ini menjadi ruang baru bagi generasi muda untuk mengekspresikan pandangan keagamaan, mencari rujukan spiritual, dan membangun komunitas virtual lintas identitas. Melalui metode studi literatur dan analisis fenomenologis terhadap berbagai sumber jurnal, laporan digital nasional, dan studi kasus dakwah daring, ditemukan bahwa media sosial berperan ambivalen: di satu sisi memperkuat religiositas, inklusivitas, dan dialog antaragama; di sisi lain memunculkan polarisasi dan intoleransi akibat penyebaran konten ekstrem. Oleh karena itu, diperlukan literasi digital agama serta kebijakan pendidikan yang menekankan moderasi beragama dalam ruang digital. Kata kunci: media sosial, Generasi Z, identitas keagamaan, keberagaman, dakwah digital
Copyrights © 2026