Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pola didikan orang tua terhadap keberhasilan belajar anak pada siswa SD Inpres Telap. Pola didikan orang tua meliputi otoriter, demokratis, dan permisif memiliki pengaruh yang berbeda terhadap motivasi, disiplin, dan prestasi belajar siswa. Studi ini juga mengidentifikasi adanya gap penelitian, yaitu minimnya kajian lokal yang menyoroti hubungan antara pola pengasuhan dan pencapaian akademik di lingkungan sekolah pedesaan seperti SD Inpres Telap, serta kurangnya pemahaman mendalam mengenai persepsi guru terhadap dampak pola asuh. Hasil analisis menunjukkan bahwa pola didikan demokratis memberikan pengaruh paling positif dalam meningkatkan motivasi, kepercayaan diri, dan keberhasilan belajar anak. Sebaliknya, pola otoriter dan permisif berpotensi menimbulkan hambatan pada perkembangan akademik siswa. Penelitian ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara orang tua dan sekolah untuk membangun lingkungan belajar yang optimal, serta membuka peluang bagi penelitian lanjutan yang lebih mendalam.
Copyrights © 2026