Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis : 1) Implementasi Model Pembelajaran Experiental Learning berbasis Pendidikan Inklusi di Jogja Green School 2) Pengaruh Penerapan model pembelajaran Experiental Learning terhadap pembentukan sikap siswa 3) Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Experiental Learning terhadap pembentukan Keterampilan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan di Jogja Green School, Yogyakarta, pada tanggal 28 Oktober 2025. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi literatur, kemudian dianalisis secara interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta diperkuat dengan teknik triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan siswa dalam pengalaman belajar langsung, seperti kegiatan berkebun dan merawat hewan, dapat meningkatkan motivasi, pemahaman konseptual, dan partisipasi aktif dalam proses pembelajaran. Selain itu, model pembelajaran berbasis alam di Jogja Green School terbukti efektif dalam menumbuhkan kesadaran lingkungan, yang tercermin dalam perilaku rutin seperti menjaga kebersihan area sekolah dan mengelola sampah organik. Kegiatan-kegiatan tersebut juga memperkuat keterampilan ekologis, kemandirian, dan tanggung jawab sosial, termasuk bagi siswa berkebutuhan khusus yang dapat berpartisipasi sesuai kapasitasnya. Secara keseluruhan, pembelajaran berbasis pengalaman inklusif memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pengembangan sikap dan keterampilan lingkungan siswa serta mendukung terciptanya budaya sekolah yang ramah, adaptif, dan berorientasi pada keberlanjutan.
Copyrights © 2026