Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kecemasan pra-pertandingan atlet pencak silat Iqsa Sport Silat Club Bontang ditinjau dari dimensi kecemasan kompetitif dan kelompok usia atlet. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Subjek penelitian berjumlah 36 atlet pencak silat yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 11–14 Juni 2025 melalui kuesioner The Revised Competitive State Anxiety Inventory-2 (CSAI-2R) versi Bahasa Indonesia yang disebarkan secara daring menggunakan Google Form. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif meliputi nilai rata-rata, persentase, dan kategori tingkat kecemasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar atlet berada pada kategori kecemasan sedang (80,6%). Ditinjau dari dimensi kecemasan, kecemasan somatik memiliki nilai rata-rata lebih tinggi dibandingkan kecemasan kognitif, sedangkan kepercayaan diri menunjukkan nilai rata-rata tertinggi dan relatif stabil. Berdasarkan usia, atlet berusia 19–25 tahun cenderung mengalami tingkat kecemasan kognitif dan somatik yang lebih tinggi dibandingkan kelompok usia lainnya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kecemasan pra-pertandingan merupakan kondisi yang umum dialami atlet pencak silat dan masih berada dalam batas wajar, namun diperlukan pengelolaan mental yang tepat untuk mendukung kesiapan dan performa atlet saat bertanding.
Copyrights © 2026