Perdagangan merupakan suatu kegiatan penting dalam kehidupan duniawi dan menjadi ungkapan kebudayaan seorang manusia. Dalam proses dagang itu, dipergunakan pula etika, yang bukan hanya berisi ihwal hukum dan tata cara pada hidup manusia, tetapi juga praktekĀ untuk mewujud-nyatakan penghayatan iman dalam keseharian. Etika menjadi pondasi yang harus dimiliki oleh para pelaku dagang. Ketaatan kepada etika ini menjadi landasan krusial bagi kesuksesan usaha dagang yang dijalankan, apalagi usaha kecil dan menengah. Dasar- dasar etika telah dipraktekkan oleh usaha kecil berupa warung kelontong Madura 24 jam. Warga menilai bahwa eksistensi warung kelontong Madura bisa memberi manfaat kepada siapa saja yang membutuhkan kebutuhan sehari- hari. Kemajuan dan perkembangan pengelolaan warung kelontong Madura yang mewujudkan praktek etika dagang Islam sebagai akibatnya semakin populer dan menjamur di mana- mana. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan etika dagang Islam terhadap eksistensi warung kelontong Madura yang semakin mengembangkan ekonomi kerakyatan. Pertumbuhan dan perkembangan ekonomi kerakyatan yang notabene menjadi bentuk UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) ditinjau menurut gagasan Muhammad Yunus.
Copyrights © 2026