Artikel ini membahas proses integrasi sosial dan proses penanaman nilai-nilai multikultural pada siswa multikultural di SMA Negeri 1 Lembah Melintang, Kecamatan Lembah Melintang Kabupaten Pasaman Barat. Dengan menggunakan metode kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi di SMA Negeri 1 Lembah Melintang. Berdasarkan kajian tersebut ditemukan bahwa proses integrasi yang terjadi di SMA Negeri 1 Lembah Melintang dominan proses akulturasi budaya, dimana terjadi proses perpaduan antara dua kebudayaan atau lebih tanpa meninggalkan kebudayaan asli. Proses perpaduan antara budaya Minangkabau dan Mandailing terjadi terjadi melalui pemakaian bahasa Nasional (bahasa Indonesia) dalam bahasa sehari-hari di sekolah. Kemudian proses penanaman nilai-nilai multikultural melalui pembelajaran dikelas (dalam kurikulum) dan kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler siswa.
Copyrights © 2026