Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan hukuman dalam membentuk disiplin waktu siswa di MTs Al Washliyah 48 Binjai. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, yang melibatkan observasi, wawancara dengan guru, kepala sekolah, dan siswa, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukuman seperti tugas tambahan dan kerja bakti memberikan dampak positif dalam memperbaiki disiplin waktu siswa, dengan mayoritas guru dan kepala sekolah menilai hukuman tersebut cukup efektif. Namun, beberapa siswa merasa bahwa tugas tambahan tidak terlalu mempengaruhi mereka, yang mengindikasikan adanya perbedaan respons terhadap jenis hukuman yang diterapkan. Peringatan lisan, meskipun sering digunakan, juga menunjukkan hasil yang bervariasi. Beberapa siswa merasa bahwa peringatan lisan tidak cukup efektif dalam mengubah perilaku mereka, meskipun guru dan kepala sekolah melihatnya sebagai langkah preventif yang baik. Penelitian ini juga menunjukkan adanya perubahan dalam kebijakan disiplin di MTs Al Washliyah 48 Binjai, dari hukuman fisik ke pendekatan non-kekerasan yang lebih mendidik dan berbasis pada prinsip pendidikan Islam. Temuan ini mendukung pandangan bahwa pendidikan Islam harus berfokus pada pembinaan karakter siswa melalui hukuman yang bersifat mendidik. Secara keseluruhan, penelitian ini menyarankan agar kebijakan disiplin di MTs Al Washliyah 48 Binjai terus disesuaikan dengan karakter siswa untuk mencapai hasil yang lebih efektif dalam membentuk disiplin waktu siswa. Kata Kunci: Hukuman, Disiplin, Siswa, Pendidikan Islam, MTs Al Washliyah Abstract This study aims to evaluate the application of punishment in shaping student time discipline at MTs Al Washliyah 48 Binjai. The research method used is a qualitative approach with a case study design, which involves observation, interviews with teachers, principals, and students, as well as documentation studies. The results of the study show that punishments such as additional assignments and community service have a positive impact on improving student time discipline, with the majority of teachers and principals considering these punishments to be quite effective. However, some students feel that additional assignments do not really affect them, indicating differences in response to the types of punishment applied. Verbal warnings, although frequently used, also showed varying results. Some students felt that verbal warnings were not effective enough in changing their behavior, even though teachers and principals saw them as a good preventive measure. This study also showed a change in disciplinary policy at MTs Al Washliyah 48 Binjai, from physical punishment to a more educational, non-violent approach based on Islamic educational principles. These findings support the view that Islamic education should focus on character building through educational punishments. Overall, this study suggests that disciplinary policies at MTs Al Washliyah 48 Binjai should continue to be adapted to the character of students in order to achieve more effective results in shaping student discipline. Keywords: Punishment, Discipline, Students, Islamic Education, MTs Al Washliyah
Copyrights © 2026