Ketidakmampuan dalam mengelola keuangan keluarga sering kali menjadi pemicu disharmonisasi rumah tangga dan ketergantungan pada pinjaman. Penelitian pengabdian ini bertujuan untuk mendampingi anggota Koperasi Wanita Potre Koneng di Kecamatan Kota Sumenep dalam meningkatkan literasi dan keterampilan manajemen keuangan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang meliputi tahapan to know, to understand, to plan, to act, dan to change. Subjek dampingan terdiri dari 30 anggota koperasi yang merupakan ibu rumah tangga sekaligus pelaku usaha mikro. Hasil pendampingan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman konsep manajemen keuangan, kemampuan pencatatan arus kas baik secara manual maupun digital, serta perubahan perilaku finansial yang lebih disiplin dan terencana. Pendampingan ini berhasil mendorong kemandirian ekonomi keluarga dan memperkuat kapasitas kelembagaan koperasi melalui kesehatan finansial anggotanya.
Copyrights © 2026