Prokrastinasi akademik masih sering terjadi pada siswa SMK dalam menyelesaikan tugas. Meski tuntutan akademik dan praktik tinggi menuntut motivasi belajar dan efikasi diri yang baik, sebagian siswa masih menunda tugas dan kurang percaya diri. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan motivasi belajar dan efikasi diri dengan prokrastinasi akademik pada siswa SMK Muhammadiyah Banjarmasin. Penelitian kuantitatif dengan metode korelasi ini melibatkan 79 siswa kelas XI melalui teknik sampel jenuh. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis dengan korelasi Pearson Product Moment serta regresi linier berganda. Hasil menunjukkan motivasi belajar berhubungan negatif dan signifikan dengan prokrastinasi akademik (r = −0,329; p = 0,003), sedangkan efikasi diri tidak signifikan secara individual (p = 0,097). Namun, secara simultan keduanya berhubungan signifikan meski rendah (Sig. F change = 0,007; R = 0,122). Temuan ini menunjukkan bahwa pada konteks SMK, efikasi diri tidak selalu berperan langsung dalam menekan prokrastinasi, berbeda dengan beberapa penelitian pada mahasiswa atau siswa SMA. Penelitian ini memperkaya kajian faktor psikologis pada pendidikan kejuruan dan memberi implikasi praktis bagi pendidik serta konselor untuk memprioritaskan peningkatan motivasi belajar guna mengurangi prokrastinasi akademik.
Copyrights © 2026