Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan pada 12 pegawai Bali Public School yang memiliki risiko terhadap kejadian sumbatan jalan napas serta penggunaan kemasan plastik sekali pakai. Permasalahan utama mitra adalah keterbatasan pengetahuan mengenai identifikasi dini tersedak, teknik pertolongan pertama, serta rendahnya kesadaran terhadap kemasan ramah lingkungan. Kegiatan bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan kegawatdaruratan dan perilaku konsumsi berkelanjutan melalui edukasi dan pelatihan praktik. Metode yang digunakan meliputi pre-test, penyampaian materi, pelatihan praktik menggunakan manekin, edukasi kemasan ramah lingkungan, serta post-test evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar 32%. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesiapan mitra dalam menghadapi kondisi darurat sekaligus mendorong penerapan praktik ramah lingkungan di tempat kerja.
Copyrights © 2026